Polisi “Ujung Tombak” Pengamanan Pilpres di Maluku

Brigjen. Murad Ismail
Pesta demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden bakal digelar pada 9 Juli mendatang. Terkait dengan itu, maka keamanan dan ketertiban sudah menjadi tanggung jawab semua pihak baik warga masyarakat, maupun pihak aparat keamanan dalam hal ini TNI dan Polri.

Untuk pengamanan pelaksanaan Pilpres di Maluku bakal dilakukan secara ekstra ketat agar pelaksanaan pemilihan orang nomor satu dan dua diwilayah ini dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Demikian penegasan ini disampaikan Kapolda Maluku, Brigjen. Polisi Murad Ismail, kepada media ini Sabtu, (25/05) di Ambon.

Ditegaskannya, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku akan melakukan pengamanan dalam rangka digelarnya pesta demokrasi lima tahunan ini pada bulan Juli nanti sebagai ujung tombak atau garda terdepan untuk pengamanan tersebut.

“Polisi juga akan dibantu oleh aparat TNI, dan pengamanan akan dilakukan secara ekstra ketat khususnya di daerah-daerah yang dianggap rawan,”tegas Murad.

Pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden nanti,  tambah dia, diharapkan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, dan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Masyarakat di Maluku dapat membantu pihak Polri dan TNI agar tetap menjaga situasi keamanan tetap kondusif,”harap Murad. (arc)

Label: