BPMPK Tuntaskan Program Respek Tahun 2012 & 2013


Drs. Daniel Mano, M. Si 
Jayapura, Dharapos.com
Kepala BPMPK kota Jayapura, Drs. Daniel Mano, M. Si kepada wartawan, Senin (22/12) di ruang kerjanya mengatakan kegiatan Respek tahun 2012 dan 2013 untuk kota Jayapura pada hari Kamis lalu telah dituntaskan di kelurahan  Mandala dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang ada di kelurahan tersebut.

“Program Respek anggaran tahun 2012 - 2013 telah tuntas dilaksanakan,” cetusnya.

Mano merincikan, besar dana Respek tahun 2012 sebesar Rp. 4.882.937.000,- yang terdiri dari dana Dok Rp. 500 juta, dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar.Rp.4.382.937.000,-  Sedangkan tahun 2013, dana tersebut naik menjadi Rp. 5.063.031.000,- yang terdiri dari dana Dok sebesar Rp. 500 juta rupiah, dan dana BLM sebesar.Rp.4.563.031.000.

Dengan demikian, dana Respek yang terserap ditahun 2014 untuk kota Jayapura sebesar Rp. 9.945.986.000,- yang terdiri dari dana DOK tahun anggaran 2012/2013 sebesar Rp. 1.000.000.000,- kemudian dana BLM tahun anggaran 2012/2013, sebesar Rp. 8.945.968.000,-

“Kegiatan tersebut dilakukan di 5 distrik,14 kampung dan 25 kelurahan yang ada di kota Jayapura dan itu sesuai juknis yaitu penyerahan kepada PKM/Sosial budaya,Usaha Ekonomi Produktif, kesehatan, simpan pinjam perempuan, pendidikan dan sarana prasarana yang dibutuhkan yang awalnya di programkan oleh masyarakat lewat PBM,” terang Mano.

Ditambahkannya, untuk program Respek kegiatan tahun 2013 dikerjakan pada tahun 2014, sedangkan respek tahun 2012 baru dilaksanakan pada tahun 2014, karena terkendala dengan pergantian kepala kelurahan, kepala kampung sehingga sedikit mengganggu administrasi pertanggung jawaban di lapangan.

“Dana yang diturunkan harus di buat pertanggungjawaban baru dana berikut bisa diturunkan karena pergantian pejabat sangat mengganggu pertanggung jawaban di lapangan,” tambah Mano.

Selain itu, dari sisi sumber daya manusia dalam Program Respek di tahun 2013 kepala BPMPK sempat melakukan pergantian pendamping Respek karena ada permasalahan teknis yang terjadi di lapangan yang tidak dilaksanakan dengan baik oleh pendamping.

“Setelah dilakukan pergantian barulah pendamping pengganti bekerja dengan baik sehingga program 2012 dan 2013 berhasil dituntaskan,” pungkasnya.

(Harlet)

Label: