Atasi Pengangguran di MTB, POWER-JUSTICE Siap Buka Lapangan Kerja Baru

Kampanye POWER JUSTICE di desa Arui Bab, kecamatan Wertamrian Selasa (7/2)
Saumlaki, Dharapos.com
Salah satu program prioritas di bidang tenaga kerja, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Petrus Paulus Werembinan Taborat – Jusuf Siletty bakal membuka lapangan kerja baru bagi 500 lulusan sarjana S1 dan 1.000 lulusan SD sampai SMA di kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) jika terpilih dalam Pilkada 15 Februari mendatang.

Dalam orasi politiknya di desa Arui Bab, kecamatan Wertamrian Selasa (7/2) sore di hadapan ribuan massa pendukungnya, cabup yang akrab disapa Polly ini mengakui bahwa hingga saat ini angka pengangguran di MTB masih terbilang tinggi.

Jika masyarakat memberikan kesempatan kepada pasangan yang mengusung jargon POWER JUSTICE untuk memimpin daerah ini 5 tahun mendatang maka mereka akan bekerja keras mengatasi pengangguran dengan menyediakan tenaga-tenaga yang pandai dan terampil di berbagai bidang.

Sehingga dapat menekan angka pengangguran akibat putus sekolah ataupun lulusan sarjana yang tidak memiliki lapangan kerja.

Program dimaksud akan diawali dengan pemberian pelatihan peningkatan ketrampilan bersertifikat dan penguatan modal usaha bagi tenaga kerja informal yang telah ada, serta dilanjutkan dengan adanya pendampingan berkelanjutan bagi tenaga kerja infomal menuju kemandirian usaha.

“Kita akan mencoba memberdayakan anak-anak putus sekolah atau yang tidak lanjut studi dengan membangun Balai Latihan Kerja atau BLK dan sebenarnya sudah dibangun tahun kemarin tapi karena berbagai hambatan maka kita akan bangun di tahun ini, janjinya.

BLK tersebut lanjut mantan Ketua DPRD MTB 2 periode ini akan dibangun di atas areal seluas 4 hingga 5 hektar, dimana tersedia sejumlah fasilitas belajar teori dan praktek untuk sejumlah pekerjaan profesi seperti tukang kayu, meubel, bengkel ban, otomotif, mesin jahit pakaian, salon kecantikan dan lain sebagainya.

“Kita akan didik mereka menjadi tenaga terampil dan setelah itu kita kasih peralatan seperti mesin jahit, alat-alat perbengkelan yang selama ini kita sudah buat,  serta peralatan sesuai ilmu yang mereka dapat sehingga mereka bisa pulang dan buka pekerjaan sendiri. Ini juga merupakan program dalam rangka mengurangi kemiskinan dan juga dalam rangka program peningkatan angkatan kerja untuk mengurangi angka pengangguran,” urainya.

Bukan hanya itu, Werembinan mengatakan pula bahwa seiring dengan upaya mengisi kekurangan-kekurangan guru yang ada pada sekolah-sekolah maka paslon nomor urut 2 ini akan mengangkat tenaga-tenaga honor baru.

Termasuk didalamnya pengangkatan pegawai honor daerah di bidang kesehatan untuk mengisi kekurangan tenaga bidan dan perawat pada Puskesmas, Pustu dan Puskesdes se MTB.


(dp-18)

Label: