 |
| Wagub Maluku DR. Zeth Sahuburua |
Ambon, Dharapos.com
Kota Ambon sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2017 sudah mulai disibukkan dengan rangkaian kegiatan menjelang hari puncak HPN pada tanggal 9 Februari 2017 mendatang.
Selain aksi donor darah, di hari yang sama, Rabu (1/2) juga digelar acara "Sambung Rasa" yang berisi dialog antara masyarakat dari berbagai kalangan dengan Pemerintah Provinsi Maluku bertempat di Islamic Center, Kota Ambon melibatkan seluruh pemangku kepentingan di Maluku.
Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua yang hadir pada kegiatan ini menyampaikan apresiasinya, karena acara ini dinilainya sangat bermanfaat untuk kemajuan masyarakat Maluku.
"Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Panitia Hari Pers Nasional atas prakarsa sambung rasa ini. Ini sangat bermanfaat buat kemajuan masyarakat Maluku," ucap Wagub dalam sambutannya yang juga memaparkan program Provinsi Maluku terutama di bidang ekonomi.
Acara yang dipandu Alfito Deanova Ginting dari CNN Indonesia ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat Maluku yang hadir dari berbagai kalangan.
Begitu dibuka sesi dialog maka hadirin pun serentak angkat tangan untuk menyampaikan aspirasinya.
Dialog ini bertema "Percepatan Pembangunan Ekonomi Maluku yang Inklusif dan Berkelanjutan", banyak mengungkap berbagai persoalan perekonomian di Maluku.
Wagub sendiri berupaya menjawab dan mencatat semua masukan dan pertanyaan dari masyarakat lalu kemudian berujar Pemerintah Provinsi Maluku akan menindaklanjuti masukan-masukan berharga ini.
Sebelumnya telah diadakan juga kegiatan "Creativepreneurship" yang dihadiri 2.000 mahasiswa Universitas Pattimura dan Latihan Dasar Kepemimpinan Creativeleadership bagi siswa SMA se Maluku.
Pada tanggal 7 -8 Pebruari nanti Panitia HPN juga akan mengadakan acara seminar "Membranding Maluku" bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Inovasi Pelayanan Publik yang bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Dua kegiatan ini ini akan diikuti oleh SKPD se-Maluku, para dosen dan unsur lainnya.