Usemahu Resmi Jadi Penjabat Bupati Buru

Gubernur Ir. Said Assagaff saat pengambilan sumpah Ismael Usemahu sebagai Penjabat Bupati Buru
Ambon, Dharapos.com 
Ir. Ismail Usemahu, MT resmi dilantik sebagai Penjabat Bupati Buru oleh Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff.

Pelantikan Usemahu sesuai SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo Nomor 131.81-97 tahun 2017 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati dengan masa jabatan paling lama 1 tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

Prosesi tersebut berlangsung di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (2/1).

Pelantikan Usemahu, menindaklanjuti pemberhentian Bupati Buru Ramli Umasugi, SPi, MM dan Wakil Bupati Buru Ir. Juhana Soedrajat yang telah habis masa jabatannya terhitung sejak 2 Januari 2017.

Gubernur dalam sambutannya mengungkapkan, penetapan Ismail Usemahu sebagai Penjabat Bupati Buru berdasarkan usulan Pemerintah Provinsi Maluku karena melihat yang bersangkutan mempunyai kapasitas dan kinerja yang sudah terbukti di bidangnya.

Apalagi dengan perhelatan Pilkada serentak yang dilaksanakan pada 15 Februari mendatang dimana hanya tinggal menghitung hari.

Tentunya hal ini menjadi tantangan sekaligus tugas dan tanggung jawab dari seorang Penjabat Bupati, yang harus bertanggung jawab meneruskan penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Buru dan menfasilitasi suksesnya penyelenggaraan Pilkada.

“Saudara secepatnya menemui KPU maupun Panwaslu untuk melakukan koordinasi terbatas guna memastikan logistik, KPPS, data pemilih, begitu juga kendala maupun potensi gangguan masuk dalam kontrol penuh Panwaslu sesuai kewenangan masing-masing,”ujarnya.

Pria yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas PU Provinsi Maluku tersebut juga diminta untuk memastikan ASN tidak terjebak dalam polarisasi kepada salah satu pasangan calon.

“Informasi ke saya, ada sejumlah guru SMA yang terlibat dalam politik praktis dan saya bersumpah akan memecat jika terbukti,” tegasnya.

Stabilitas keamanan dan ketertiban adalah persoalan yang harus diwaspadai serta berbagai potensi gangguan Kamtibmas mesti diantisipasi.

"Saudara harus membangun koordinasi yang baik dengan aparat keamanan TNI/Polri, tokoh Agama, tokoh masyarakat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), diakhir masa kampanye dan hari pencoblosan, sehingga penyelenggaraan Pemerintah dan Pilkada di Kabupaten Buru dapat berjalan dengan baik," tukasnya.

Turut hadir Wagub DR. Zeth Sahuburua, Sekda Promal Hamin Bin Thahir, Ketua DPRD Maluku, Perwakilan KODAM XVI/Pattimura, Lantamal, Lanud Pattimura, Forkopimda, mantan Bupati Buru, Ramli Umasugi, mantan Wabup Juhana Sudrajat, anggota DPRD Buru, Kapolres Dandim dan Forkopimda Kabupaten Buru.

(dp-19)

Label: