Semua Pihak Diajak Terlibat Bangun Daerah

Walikota Tual Adam Rahayaan, S.Ag, M.Si, Sekda Malra Ir. Petrus Beruatwarin dan Ketua Majelis Pekerja Sinode Gereja Protestan Maluku saat menghadiri pembukaan Sidang Ke-64 Klasis Pulau-Pulau GPM Kei Kecil Tahun 2017
Langgur, Dharapos.com
Bupati Maluku Tenggara Ir. Anderias Rentanubun mengajak semua pihak untuk turut mengambil bagian dan terlibat dalam pembangunan di daerah demi membawa kesejahteraan masyarakat

"Saya mengajak kita semua mengambil bagian dalam tanggung jawab kesejahteraan masyarakat kita selaku pemangku kewajiban. Karena Pemerintah daerah dengan seluruh jajarannya, tidak dapat berbuat banyak tanpa dukungan dari segenap komponen masyarakat  termasuk Gereja," ajaknya saat acara Pembukaan Sidang Ke-64 Klasis Pulau-Pulau GPM Kei Kecil Tahun 2017 yang diwakili Sekretaris Daerah, Ir. Petrus Beruatwarin, pekan kemarin.

Sekda sekaligus membuka secara resmi kegiatan yang digelar di Ohoira Kecamatan Kei Kecil Barat, Minggu (12/3).

Ditegaskannya, peran gereja sebagai mitra pemerintah daerah, sangatlah strategis untuk mendorong agar ajaran agama mengenai etos kerja dan penghargaan pada prestasi, menjadi inspirasi yang mampu menggerakkan masyarakat dalam membangun.

"Marilah dengan peran masing-masing kita bersama-sama dalam sebuah sinergi bahu membahu membangun masyarakat dan daerah," tandasnya.

Lebih lanjut jelas Bupati, Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Malra tahun 2013-2018, telah mengarahkan pembangunan di bidang keagamaan, untuk mencapai tujuan pemantapan fungsi dan peran agama sebagai landasan moral dan etika dalam pembangunan.

"Hal ini sebagai upaya sistematis untuk membina akhlak mulia dan memupuk etos kerja, serta sebagai kekuatan pendorong guna mencapai kemajuan dalam pembangunan daerah," jelasnya.

Dikatakannya, prioritas pembangunan keagamaan antara lain diarahkan pada peningkatan kapasitas, kualitas, serta peran lembaga sosial keagamaan dan lembaga pendidikan keagamaan.

"Kemudian, pengembangan forum kerukunan umat beragama, proses dialog antar umat beragama terus ditumbuhkembangkan di kehidupan bermasyarakat kita, dalam semangat saling menghargai dan toleransi," lanjut Bupati.

Dampak positif dari upaya membangun hidup bersama yang rukun dan damai di kalangan umat beragama sudah sangat terasa dampaknya dalam perayaan hari-hari besar serta ivent keagamaan lainnya.

"Dalam momen-momen yang sudah dilalui bersama tersebut berlangsung dalam suasana yang harmonis, termasuk sangat efektif untuk menyelesaikan beberapa permasalahan yang muncul dalam masyarakat," pujinya.

Begitu pula dukungan Pemerintah daerah juga diberikan dalam hubungannya dengan ritual-ritual keagamaan serta bantuan pembangunan sarana peribadatan.

Hal ini dengan harapan dapat mendorong  serta memotivasi partisipasi umat dalam kegiatan ritual-ritual keagamaan maupun untuk menyelesaikan pembangunan rumah ibadah.

Bupati juga pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada majelis pekerja klasis GPM PP Kei Kecil, para ketua dan majelis jemaat dalam wilayah klasis GPM PP Kei Kecil dan seluruh warga jemaat GPM setempat.

"Terima kasih atas dukungan dan partisipasinya bagi keberhasilan pembangunan daerah yang telah kita raih bersama sampai saat ini. Untuk itu pula, marilah kita terus menjaga momentum keberhasilan pembangunan yang telah kita raih bersama," tukasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Majelis Pekerja Sinode Gereja Protestan Maluku, Walikota Tual Adam Rahayaan, S.Ag, M.Si, mantan Wakil Menteri Perindustrian Prof.Alex Retraubun, Pimpinan dan Anggota DPRD, Pimpinan SKPD Kabupaten Malra, Wakil Uskup Kei Kecil dan Ketua MUI Malra.

(dp-20)

Label: