Polres MTB Gelar Rakor Lintas Sektor Jelang Operasi Ramadaniya 2017

Kapolres AKBP. Hery Dian Dwiharto saat memimpin rakor lintas sektor yang digelar di ruang pertemuan Polres MTB, Kamis (15/6) 
Saumlaki, Dharapos.com
Menyongsong hari raya Idul Fitri 1438 H, Kepolisian Resor Maluku Tenggara Barat  (MTB) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dengan melibatkan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah kabupaten setempat dan juga pimpinan DPRD.

Turut dilibatkan,  sejumlah pimpinan instansi lainnya seperti pimpinan PT. PLN Saumlaki, Kepala Depot Pertamina Saumlaki, Kepala Unit Pelaksana Kantor Pelabuhan Saumlaki, pimpinan Badan SAR Nasional, serta pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) MTB.

Rakor lintas sektor yang digelar di ruang pertemuan polres MTB, Kamis (15/6) tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP. Hery Dian Dwiharto semenjak pukul 09:28 WIT dan berakhir pukul 12:00 WIT.

“Kegiatan ini terkait dengan kesiapan kita jelang pelaksanaan operasi Ramadaniyah seperti pengamanan malam takbiran, sholad Idhul Fitri, serta operasi lain seperti persoalan sembako, ketersediaan BBM, listrik, pengaturan transportasi arus mudik lebaran dan arus balik,kesiapan armada transportasi,  dan hal-hal lain,” kata Kapolres.

Dalam rakor tersebut disepakati pelaksanaan gelar pasukan operasi Ramadhaniyah akan bertempat di lapangan Mandriak, Saumlaki hari Senin (19/6) dan sekaligus dilakukannya pemusnahan terhadap  sejumlah barang bukti hasil operasi selama ini.

Diantaranya, sejumlah alat tajam yang diamankan petugas dari dalam sejumlah kendaraan beroda dua dan empat, petasan, serta sekitar 1.800 liter minuman keras produksi masyarakat setempat yakni sopi.

“Rencananya Bupati MTB, Petrus Fatlolon akan bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam apel gelar pasukan operasi Ramadhaniya” katanya.

Kapolres menambahkan pula bahwa operasi yang bakal dilaksanakan nanti bertujuan untuk menciptakan rasa aman, kondusif dan terkendali terutama kepada umat muslim yang merayakan hari raya lebaran.

Sementara personil yang diterjunkan akan disesuaikan dengan ketentuan dari pimpinan Polri karena operasi ramadhaniyah tersebut bersifat terpusat.

“Kita  akan siapkan 50 personil dan terus akan diback up dengan seluruh personil yang ada. Selain itu,  ditambah unsur satuan samping dengan total 100 orang,” bebernya.

Selain pengamanan terhadap berlangsungnya perayaan malam takbiran, dan solad Idhul Fitri di sejumlah masjid, sejumlah peserta Rakor juga bersepakat untuk perlu adanya pengamanan terhadap tempat-tempat  wisata seperti di pantai Weluan, pantai Pertamina dan lokasi pemandian “Air Bomaki”.

(dp-18)

Label: