Petani Cengkeh - Pala di Maluku Belum Merasakan Sejahtera

Ketua KNPI Maluku, Subhan Pattimahu
Ambon, Dharapos.com
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku menggelar Diskusi Publik Rempah Maluku Titik Peradaban Dunia di Marina Hotel, Kamis (25/10/2018).

Ketua KNPI Maluku, Subhan Pattimahu mengakui, hingga saat ini petani cengkeh dan pala di wilayah itu belum bisa merasakan kesejahteraan dari rempah-rempah tersebut.

"Untuk itu, perlu adanya terobosan guna meningkatkan kualitas rempah dan kesejahteraan petaninya," imbuhnya.

Lanjutnya, pada 2019 mendatang akan diadakan Konferensi Internasional Pemuda Jalur Rempah.

"Momen ini menurut saya merupakan peluang pasar kita untuk ekspor rempah-rempah secara langsung," sambungnya.

Kegiatan konferensi ini akan diikuti oleh 22 negara dengan menghadirkan pembicara diantaranya 
Presiden Pemuda Dunia, Gubernur Maluku, para Duta Besar, Menteri Pertanian, serta Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

"Dan diharapkan presiden RI dapat membuka acara ini," tandasnya.

Gubernur Maluku yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Halim Daties menyampaikan, Pemerintah Provinsi Maluku menyambut baik kegiatan ini.

"Karena untuk mengembalikan kejayaan rempah Maluku merupakan tanggung jawab bersama," cetusnya.

Pemuda sebagai penerus cita- cita pembangunan bangsa harus mampu menerjemahkan dan memaksimalkan peranannya dalam realitas yang ada.

"Dan, diperlukan peran semua pihak untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan petani rempah kita," tandasnya.

Untuk diketahui, Kepulauan Maluku pada zaman dahulu merupakan negeri yang paling dicari oleh banyak penjelajah samudra.

Hal ini dikarenakan rempah-rempah yang dimiliki Maluku kala itu harganya melebihi harga emas.

Sehingga bangsa Eropa berlomba mencarinya dan akhirnya terjadi penjajahan di Nusantara ini.


(dp-19)

Label: