Umar Kei Minta Kepala Daerah Baru Tak Abaikan Janji

Ambon, Dharapos.com
Umar Kei
Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff melantik secara resmi 2 Kepala Daerah terpilih di wilayah itu. 

Masing-masing Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun - Petrus Beruatwarin yang menggantikan Anderias Rentanubun dan Yunus Serang.

Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual, Adam Rahayaan - Usman Tamnge.

Pasca pelantikan tersebut, salah satu tokoh muda setempat yang juga Ketua Umum Forum Pemuda Muslim Maluku, Umar Kei meminta kedua pasangan kepala daerah yang baru untuk tak abaikan janji.

Demikian disampaikannya di Ambon, Rabu (31/10/2018). usai mengikuti pelantikan kedua kepala daerah tersebut. 

Memiliki hubungan kekerabatan sebagai anak dan keponakan dari pimpinan 2 daerah itu, Umar menegaskan, bahwa kini keduanya adalah milik masyarakat dari masing-masing daerahnya.

Untuk itu,  jadilah pemimpin yang bijak bagi masyarakatnya di daerah masing-masing.

“Hari ini mereka sudah dilantik, maka saya sebagai pemuda Maluku, asal Maluku Tenggara dan Kota Tual mengatakan, bahwa mereka sekarang adalah milik masyarakat," tegasnya.

Umar berharap sekaligus meminta kepada keduanya untuk komit terhadap apa yang pernah mereka janjikan dalam kampanye dan tidak diabaikan.

"Karena jika itu terjadi maka selaku anak Maluku Tenggara dan Kota Tual, saya akan maju sebagai orang pertama yang akan mengejar dan menagih janji-janji mereka," cetusnya.

Lanjutnya, Kota Tual dan Malra merupakan Kota adat dan dari keseluruhan Maluku dijuluki sebagai daerah Almuluk.

Yang mengandung arti Malra dan Kota Tual tidak membutuhkan orang yang hanya memiliki kepintaran, tetapi yang terutama dibutuhkan adalah kebijaksanaan seorang pemimpin.

“Mereka butuh orang bijak, dan saya kira 49 atau 60 sekian desa di Tual dan 192 desa di Malra, sederhana saja untuk kita bisa bagi-bagi kue," sambungnya.

Olehnya itu, di lima tahun kepemimpinan Bupati Malra dan Wali Kota Tual yang baru, dirinya berharap jangan sampai lalai dalam janji.

(BKL)

Label: