Pilkades Serentak di MTB Berlangsung Aman dan Lancar

Suasana pemungutan dan perolehan suara di TPS I desa AruiDas Das
Saumlaki, Dharapos.com - Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang digelar pada hari Senin, 19 November 2018 kemarin berlangsung aman dan lancar.

Tepatnya, pelaksanaan Pilkades tersebut berlangsung tersebar di 23 desa.

Berdasarkan pantauan Dharapos di sejumlah desa, masyarakat terlihat antusias dan berbondong-bondong mendatangi TPS untuk memberikan hak suaranya.

Seperti di desa AruiDas Das, Kecamatan Wermaktian misalnya,  pelaksanaan Pilkades diramaikan oleh 4 orang Calkades yakni Yeremias Sarfunin, Marthinus Batlyol, Matheus Kandrunmas dan Edmondus Serin.

Hasil pantauan, pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan lancar karena dikawal ketat oleh aparat Kepolisian Sektor Wertamrian, dan tim pemantau independen Pilkades serentak yang dibentuk oleh Pemkab MTB, serta Linmas di desa itu.

Berikut nama-nama calon kepala desa terpilih yang diperoleh berdasarkan data dari Somalay Batlayeri, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Otonomi daerah pada Sekretariat Daerah Kabupaten MTB.

Calon Kepala Desa yang menang dalam proses pemilihan masing-masing, Desa Olilit Raya (Sebastianus Melsasail), Sifnana (Stanislaus Sesermudi), Bomaki (Virgilius Lamere), Matakus (Fredy Turalely), Lorulun (Yohanis Bwarleling), Atubul Dol (Casianus Ngoranmele), Arui Das (Matheus Kandrunmas), dan Marantutul (Feri Morets Rangkoratat).

Kemudian, Desa Makatian (Ulpianus L. Refutu), Weratan (Wilson Laiyan), Welutu (Kibener Iyarmasa), Rumasalut (Sambri Besitimur), Namtabun (Theo Malisngorar), Meyano Bab (Matheus Titirloloby), Lelingluan (Jacobus Poli Ratissa), dan Ritabel (Adrian Ratsina).

Selanjutnya, Lamdesar Timur (Faustinus Ngobut), Watmasa (Nikodemus Wuarlela), Labobar (Jamudin Sahabudin), Karatat (Yehasim Assaggaf), Abat (Marthinus  Watwahan), Lingada (Jansen Nuswarat) serta Adodo Molu (Markus Sabono).

Sebelumnya, Bupati setempat Petrus Fatlolon mengingatkan kepada para elite politik khususnya para calon legislatif (Caleg) yang sedang berburu dukungan menuju pelaksanaan Pemilihan Umum
Legislatif (Pileg) 2019 untuk tidak menggunakan momentum Pemilihan KepalaDesa (Pilkades) 
serentak saat ini sebagai ajang mempromosikan diri dan mencari perhatian masyarakat pemilih.

“Ada beberapa caleg yang memanfaatkan momen Pilkades serentak ini juga untuk kepentingan Pileg nanti, dan oleh karena itu kita patut mewaspadai hal ini. Harapannya jangan karena kepentingan Pileg lalu Pilkades serentak ini menjadi terganggu. Saya harap ini tidak terjadi,tegasnya dalam Rapat Koordinasi Tim Pemantau Independen Pilkades serentak di Saumlaki, Jumat (16/11/2018).

Bupati Fatlolon menyatakan semenjak dia dan wakilnya Agustinus Utuwaly menahkodai daerah itu, tercatat baru pertama kali menyelenggarakan Pilkades serentak, dimana momentum ini bertepatan dengan proses sosialisasi menjelang Pileg 2019.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi Pemerintah daerah untuk terus melakukan berbagai langkah sehingga pelaksanaan Pilkades berjalan dengan lancar dan tak salah arah.

Karena itu, Pemkab telah membentuk Tim Pemantau Independen yang terdiri dari unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah, Kepolisian setempat dan wartawan untuk diterjunkan ke 23 desa yang melaksanakan Pilkades serentak pada 19 November 2018.

(dp-18)

Label: