Ibu Negara Ajak Anak-anak Jauhi Narkoba

Ribuan pelajar SD - SLTP saat menyambut kedatangan Ibu Negara RI, Iriana Joko Widodo di Islamic Center, Ambon  
Ambon, Dharapos.com - Ibu Negara  RI Hj. Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kota Ambon selama dua hari, 19 – 20 Februari 2019.

Istri Presiden RI Joko Widodo ini bersama rombongan yang terdiri dari para istri Menteri Kabinet Kerja tiba di bandara internasional Pattimura Ambon pukul 03:07 Wit, Selasa (19/2/2019) menggunakan pesawat Boeing 737 miliki TNI Angkatan Udara.

Dalam kunjungannya tersebut, pesan penting yang disampaikannya adalah mengajak anak-anak di Kota Ambon khususnya serta di Maluku pada umumnya untuk menjauhi narkoba.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri serta membuka secara resmi Sosialisasi tentang bahaya narkoba, pornografi, hoax dan bullying serta peduli kebersihan dan lingkungan Hidup, terhadap siswa-siswi SD dan SLTP se kota Ambon - Provinsi Maluku di aula lantai dua Islamic Center.

“Anak-anak harus jauhi narkoba dan harus bersama-sama memberantasnya,” ajaknya.

Bahkan tak hanya mengajak, Ibu negara pun membuat drama dan berperan sebagai penjual narkoba dan anak-anak sementara belajar.

Drama tersebut bertujuan untuk mengajarkan anak-anak untuk bisa mengetahui apa itu narkoba dan bahayanya terhadap kesehatan dan keselamatan manusia.

“Anak-anak harus jauhi narkoba karena itu sangat berbahaya bagi kehidupan manusia,” cetusnya.

Di momen itu pula, Ibu negara mengajak ribuan siswa SD yang hadir untuk membudayakan cuci tangan.

Saat berada di kantor Dekranasda Provinsi Maluku yang berlokasi di Belakang Soya, Ambon
“Seluruh masyarakat Indonesia harus budayakan mencuci tangan karena dengan mencuci tangan maka kita bisa terhindar dari kuman dan penyakit menular,” kembali ajaknya.

Pantauan media ini, ibu negara juga mengapresiasi anak-anak dengan memberikan hadiah ketika menjawab pertanyaan dengan benar.

Diantaranya, berupa beberapa buah jam tangan dan  2 buah laptop.

Setelah selesai kunjungan bersama siswa-siswi di gedung Islamic Center, ibu negara bersama rombongan melakukan perjalanan ke kantor Dewan Kerajinan Tangan Nasional Daerah Provinsi maluku (Dekranasda) yang berlokasi di Belakang Soya, Ambon.

Tepat pukul 17.00 Wit, kegiatan kunker ibu negara dan rombongannya di hari pertama berakhir dan kembali ke Hotel Santika Ambon.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Richard Louhanapessy, mengatakan kunker ini untuk meninjau progres program-program baik sosial, pendidikan dan kesehatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

“Dan kali ini Maluku mendapatkan kesempatan dan pilihannya ke Kota Ambon,” ungkapnya.

Ibu negara dan rombongan dalam kunker ini mengikuti beberapa kegiatan yang  bersifat edukatif, salah satunya yang berkaitan dengan masalah kesehatan yang terutama buat generasi muda dan kaum perempuan itu yang menjadi fokus perhatian mereka.

Wali Kota pada kesempatan itu memberikan apreseasi atas kunker tersebut.

Wali Kota Ambon, Richar Louhenapessy
Karena, menurutnya, hal ini akan berdampak besar bagi Kota Ambon khususnya dan Maluku pada umumnya baik langsung maupun tidak langsung.

“Kunjungan seperti ini akan terpublikasi kemana-mana bahwa ibu negara juga datang ke Kta Ambon dengan kondisi aman dan tentram serta berkesempatan melihat begitu banyak potensi yang ada. Dan itu yang harus kita manfaatkan untuk perkembangan kota ini kedepan,” tandasnya.

Pantauan media ini, para istri Menteri Kabinet Kerja juga mengaku mendapatkan kesan yang positif dari kunker di Kota Ambon ini khususnya bagi mereka yang belum pernah berkunjung ke ibukota Provinsi Maluku.

“Ambon sudah berubah total dalam artian Ambon sudah aman dan tentram juga sangat komunikatif, masyarakatnya sangat ramah. Ini yang harus kita pakai untuk kepentingan kita membangun Indonesia ke depan,” puji salah satu anggota rombongan.

Di hari kedua, Rabu (20/2/2019), dalam salah satu agendanya, Ibu negara hadir pada kegiatan penyuluhan tes (Inspeksi Visual Asetat) IVA dan pengurangan sampah plastik bersama Organisasi Aksi Solidaritas (Oase) Kabinet Kerja di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (20/2/2019).

Ia pada kesempatan itu mengajak kaum perempuan untuk melakukan tes IVA atau Papsmear.

Pantauan media ini, penyuluhan tes IVA diikuti 500 perempuan di Kota Ambon mulai dari petugas kebersihan, pedagang pasar, perkumpulan Bhayangkari dan Persit serta aparatur sipil negara.

(dp-48)

Label: