Satlantas Polres Malra Gelar Tour Kamseltibcar Lantas

Kasat Lantas Polres Malra, IPTU Jonas Paulus saat kegiatan Tour Kamseltibcar Lantas bersama warga masyarakat di Kelurahan Lodar El Kota Tual, Selasa (10/3/2020)

Langgur, Dharapos.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (polres) Maluku Tenggara (Malra) menggelar kegiatan Tour Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran, Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, dipusatkan di Kelurahan Ketsoblak dan Kelurahan Lodar El, Kota Tual.

“Kami turun ke kelurahan maupun ke RT dan RW untuk menyampaikan sekaligus mensosialisasikan Kamtibsel. Tujuan kami yaitu menekan angka pelanggaan maupun fatalitas kecelakaan yang sering terjadi di Kota Tual dan Maluku Tenggara,” ujar Kasat Lantas IPTU. Jonas Paulus di Tual, Selasa  (10/3/2020).

Dalam kegiatan Tour Kamseltibcar Lantas tersebut, dilakukan sosialisasi tentang pentingnya penggunaan helm, surat-surat kendaraan, membayar pajak kendaraan jika masa berlakunya sudah selesai, maupun larangan terhadap anak-anak dibawah umur yang belum memiliki kompetensi untuk berkendaraan.

“Untuk pelaksanaan operasi di lapangan, kami tetap melakukan razia setiap hari dengan cara hunting system. Kami melakukan patroli, dan jika menemukan pengendara yang tidak menggunakan helm maupun komponen-komponen kendaraannya tidak lengkap maka akan kami tahan dan lakukan penindakan berupa tilang,” sambungnya.

Jonas mengingatkan, para orang tua terkait dengan anak dibawah umur yang sering menggunakan kendaraan, agar tidak memberikan kendaraan kepada mereka hingga berusia 17 tahun dan telah memiliki SIM.

“Anak-anak di bawah umur ini masih labil, artinya mereka belum bisa membedakan mana yang baik dan buruk ketika berkendaraan di jalan. Mereka berbuat semaunya saja dengan kendaraan tersebut di jalan, sehingga menimbulkan fatalitas dimana terjadi kecelakaan,” imbaunya.

Jonas mengajak seluruh warga masyarakat agar selalu memperhatikan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas saat berkendaraan di jalan.

“Hingga nantinya Maluku Tenggara dan Kota Tual ini dapat dikatakan daerah yang masyarakatnya tertib berlalu lintas,” pungkasnya.

(dp-49)

Label: