Pemkab Malra Akan Kembali Panen Hasil Ve'e Kes Yang

Bupati M. Thaher Hanubun saat berada di Ve'e Kes Yang milik Pemda Malra

Langgur, Dharapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) akan kembali melakukan panen hasil Ve’e Kes Yang.

Hal tersebut disampaikan  Bupati setempat M. Thaher Hanubun kepada media ini di lokasi Ve’e Kes Yang, Rabu (2/9/2020).

"Panen Ve’e kes yang ada di beberapa tempat seperti di Danar, depan kantor Bupati baru, dan di Uuf direncanakan akan dilakukan besar-besaran pada beberapa hari kedepan,” ungkapnya.

Hasil yang dipanen Pemkab Malra untuk yang kesekian kalinya ini, akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan terutama ohoi-ohoi yang terkena stunting.

“Hasil panen sayur nantinya akan diberikan kepada mereka dan mudah-mudahan dapat membantu dan meningkatkan gizi masyarakat terutama bagi anak-anak yang baru tumbuh dan berkembang pada ohoi stunting tersebut,” cetusnya.

Termasuk juga akan dibagi-bagikan ke panti-panti sosial dan tidak ada yang diperjualbelikan.

“Yang ada adalah kita membeli dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Jadi tidak ada yang diperdagangkan atau diperjualbelikan kepada siapa pun. Kita akan bagikan kepada mereka yang membutuhkan oleh ibu-ibu yang sudah dibagi tugasnya masing-masing,” tandas Bupati.

Pada waktu-waktu yang akan datang, hasil panen pada kebun milik Pemkab Malra ini bakal meningkat hasilnya. Mengingat masih banyak hasil kebun yang belum dipanen.

Diperkirakan sekitar tanggal 24 - 25 September ini akan dipanen lagi hasil kebun secara besar-besaran seperti semangka dan timun.

“Saya sangat berterimakasih kepada para ASN karena dengan adanya kehadiran mereka menjadi motivasi bagi masyarakat pada ohoi-ohoi di Maluku Tenggara,” tandasnya.

Diakui Bupati pula, masyarakat di ohoi-Ohoi juga beramai-ramai membuat kebun walaupun ada bantuan beras dari pusat yang diserahkan kepada masyarakat melalui Dinas Sosial setempat.

Meski ada bantuan beras tetapi belum cukup untuk memenuhi kebutuhan. Karena beras yang tersedia 500 ton sedangkan kebutuhan masyarakat Malra kurang lebih 600 ton per bulan.

“Maka itu, kita harus selalu siapkan pangan untuk berjaga-jaga,” pungkasnya.

(dp-52)