Pelanggan Minta Dirut PDAM Tanimbar Evaluasi Jajarannya di Adaut

Foto Ilustrasi
Adaut, Dharapos.com
- Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang bermukim di desa Adaut, Kecamatan Selaru meminta pimpinan perusahaan tersebut mengevaluasi Baltasar Oratmangun dan anak buahnya.

Keluhan ini disampaikan oleh GR (55), salah satu warga di desa itu.

GR menyatakan pimpinan PDAM di kantor cabang Adaut tersebut bersama anak buahnya bekerja tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Ia mengaku dibuat resah dengan pelayanan pegawai PDAM yang tidak beretika saat bekerja di lapangan.

Hal ini terlihat saat petugas perusahaan air daerah tersebut mendatanginya dan memutuskan sambungan jaringan air dirumahnya secara sepihak tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepadanya selaku pelanggan tetap.

GR tak membantah jika ia masih memiliki tunggakan biaya langganan air beberapa bulan di PDAM Adaut.

Namun pada saat itu, ada kesepakatan pemotongan biaya tunggakannya oleh pihak PDAM karena pernah meminta GR tiga kali mengangkut bahan bakar dengan biaya muat sebesar Rp450.000.

"Sangat disayangkan kalau pihak kantor bilang saya masih punya tunggakan tahun lalu. Saya ingat bahwa pada tahun kemarin beberapa bulan itu, air tidak mengalir dan saya punya bukti pembayaran ada. Sampai ada bukti dua kali dalam satu bulan yang diterbitkan oleh pegawai PDAM di Adaut," bebernya.

Tak puas dengan perlakuan dialaminya, GR meminta Direktur Utama PDAM Kepulauan Tanimbar untuk menertibkan anak buahnya itu.

Dirut PDAM Kepulauan Tanimbar, Roni Oktovianus The, saat di diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa kalu menjelaskan, saat ini dirinya masih fokus membenahi struktur kepengurusan di perusahaan itu, baik yang ada di Adaut, Larat maupun di kecamatan Wermaktian.

Kendati begitu, dia berjanji akan berkunjung ke Adaut untuk mengevaluasi struktur kepengurusan, termasuk mengevaluasi kerja-kerja pegawainya yang bekerja tidak sesuai SOP, seperti yang dilaporkan oleh pelanggan.

"Saya harap masyarakat bersabar hingga menunggu saya tiba di Selaru nantinya," janjinya.

(dp-45)

Label: