Buka Giat Peyuluhan di Garara, Ini Pesan Ketua TP PKK malra

Ketua TP PKK Malra Ny. Eva Eliya Hanubun didampingi Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Thalib Renhoran saat menghadiri penyuluhan program pembangunan keluarga, kependudukan dan KB bertempat di Balai Ohoi Garara, Sabtu (12/12/2020)
Langgur, Dharapos.com - Bertempat di Balai Ohoi Garara, Sabtu (12/12/2020) dilaksanakan penyuluhan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana.

Giat tersebut terselenggara atas kerjasama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Diharapkan melalui giat itu, dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pembentukan keluarga berkualitas di Malra.

Ketua TP PKK setempat Ny. Eva Eliya Hanubun membuka secara resmi giat dimaksud.

Turut hadir, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Thalib Renhoran beserta staf serta Camat Kei Kecil Timur Selatan Victor Ohoira.

Ny. Hanubun mengingatkan kepada warga masyarakat untuk memperhatikan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan menjalani protokol kesehatan.

Hal itu mengingat corona Virus yang dalam beberpa waktu belakangan ini mulai terdengar kembali meresahkan.

"Corona kabarnya mulai terdengar lagi. Jadi saya harap setelah ibu-ibu habis berpergian segera mengganti pakaian dan jangan lupa pada saat berpergian harus tetap memakai masker," pesannya.

Ny. Hanubun menekankan terkait kesehatan itu sangatlah penting.

“Karena kalau kita menjaga diri maka kita juga menjaga keluarga sendiri. Dan kalau bukan kita, lalu siapa lagi,” sambungnya.

Ny. Hanubun juga mengingatkan kepada pasangan usia subur agar tetap menjaga kesehatan sehingga ketika melahirkan, anak yang dilahirkan dalam kondisi sehat dan terhindar dari penyakit Stunting.

Kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Thalib Renhoran menyampaikan bahwa program KB bukan lagi membatasi anak cukup dua tetapi bagaimana caranya untuk bisa membentuk keluarga yang berkualitas.

"Silakan saja membuat program berapa pun anak didalam keluarga akan tetapi harus dengan tujuan membentuk dan membangun keluarga dengan baik,” tekannya.

Renhoran menegaskan, jika dirinya sebagai perpanjangan pemerintah harus menyampaikan program-program KB untuk bagaimana membentuk keluarga berkualitas.

“Olehnya itu, pada saat penyuluhan ini yang pasangan usia subur saya minta untuk dapat merencanakan keluarga dengan baik,” tukasnya.

(dp-52)

Label: