Buka Forum OPD Dinas PURT, Bupati Malra Tekankan Target Prioritas

Momen pembukaan yang ditandai dengan pemukulan tifa
Langgur, Dharapos.com
- Bertempat di aula kantor Bupati Maluku Tenggara, Selasa (2/3/2021), berlangsung Forum Perangkat Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang setempat.

Bupati setempat M. Thaher Hanubun membuka langsung giat tersebut didampingi Kepala Dinas PUTR Malra JP. Rahanra.

Turut mendampingi pula, Kepala Pusat Fasilitas Infrastruktur Daerah Kementerian PUTR Riono Suprapto ST, MT dan Kepala Bidang Pelaksana DAK Sumber Daya Air Dra. Nova Dorma Sirait, ST, MT yang melakukan pemukulan tifa menandai pembukaannya. 

Bupati dalam arahannya menjelaskan Forum Perangkat Daerah adalah salah satu sarana penting mewujudkan asas partisipatif dalam pembangunan sesuai amanat Permendagri 86 Tahun 2017 dan memiliki kedudukan yang sangat strategis.

Hasil musrenbang kecamatan dibahas, serta diboboti secara teknis di dalam forum perangkat daerah.

“Di dalam forum ini pula, rencana kebijakan pembangunan sektoral dibahas dan mendapatkan masukan guna menjadi dasar perumusan kebijakan. Selain, juga menjadi wadah untuk penyepakatan kerangka pendanaan pembangunan,” urainya.

Kemudian, disepakati usulan-usulan berdasarkan sumber pendanaan baik untuk APBD Kabupaten, APBD Provinsi, APBN maupun DAK.

Khusus untuk usulan APBD Provinsi, APBN dan DAK, Bupati harapkan dapat segera direkap, guna dibahas lebih lanjut dalam forum di tingkat provinsi, serta lebih lanjut disampaikan dalam forum Rakortek dan Musrenbang Nasional.

“Hari ini kita melaksanakan Forum untuk dua OPD, yaitu Dinas PUTR dan Dinas Perumahan. Dua OPD ini termasuk OPD yang paling banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kebijakan dan intervensi dari kedua OPD ini, secara langsung dirasakan oleh masyarakat,” sambungnya.

Hal ini tergambar, ketika masyarakat menyampaikan usulan, sebagian besar ditujukan kepada dua OPD ini.

“Tentu ini mengandung arti bahwa Dinas PUTR dan Dinas Perumahan harus benar-benar memastikan, bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan memiliki dampak dan menjadi solusi atas permasalahan di lapangan,” urainya

Untuk Dinas PUTR, prioritas pembangunan jalan di Pulau Kei Besar harus terus ditingkatkan. Sumber pendanaan DAK dan APBN harus dapat didorong.

Khususnya ruas jalan yang termasuk dalam JalanTrans Pulau Kei Besar, sesuai perpres 18 tahun 2020. Disamping juga lokpri perbatasan dan pulau kecil terluar.

Selanjutnya Prioritas Air Bersih dan Sanitasi guna mendorong penanggulangan stunting harus dapat direalisasikan. Khususnya di Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat dan sebagian Kecamatan Kei Kecil Barat.

Air bersih adalah salah satu target Standar Pelayanan Minimal, artinya negara harus hadir dan memastikan masyarakat memiliki akses yang baik terhadap air bersih.

“Dalam Tahun 2022, saya harapkan permasalahan air bersih dapat diminimlisir,” harapnya.

Selanjutnya untuk Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

“Akses rumah layak huni masih menjadi permasalahan serius di beberapa wilayah Khusus untuk Pulau Kei Besar, saya harapkan perhatian serius dari dinas teknis,” imbau Bupati.

Kebijakan alokasi di tiap desa harus berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran, dan mampu memberi dampak nyata di dalam masyarakat.

“Saya juga ingin berpesan, bahwa pengalaman tahun 2020, usulan untuk Kecamatan Kei Besar Utara Barat tidak terakomodir, disebabkan status bukan lokasi prioritas,” bebernya.

Untuk itu, Dinas Perumahan harus mencari solusi guna menangani permasalahan perumahan tidak layak huni di Kecamatan Kei Besar Utara Barat, termasuk juga beberapa lokasi di Kecamatan Kei Kecil Barat.

“Selain itu, saya juga harapkan sinergi pembangunan antara Dinas PUTR dan Dinas Perumahan serta dinas lainnya harus dapat ditingkatkan. Rumah yang layak tidak hanya dilihat dari kondisi bangunan fisiknya, melainkan juga fasilitas di dalamnya,” tekannya.

Yang terpenting adalah akses air bersih dan sanitasi layak karena sangat berhubungan dengan kesehatan lingkungan dan masyarakat.

“Dan olehnya itu, dalam rangka mewujudkan SDM Maluku Tenggara yang unggul, berkualitas dan berdaya saing, maka akses air bersih bagi rumah tangga harus benar-benar menjadi perhatian,” pungkasnya.

Di momen itu, Bupati Hanubun juga memberikan cenderamata kepada Kepala Pusat Fasilitas  Infrastruktur Daerah Kementrian PUTR.Di momen itu, Bupati Hanubun juga memberikan cenderamata kepada Kepala Pusat Fasilitas  Infrastruktur Daerah Kementrian PUTR.

Giat berlangsung selama satu hari dengan peserta berjumlah 150 orang.

Para peserta berasal dari Komisi D DPRD, Staf Ahli, Asisten Sekda, pimpinan OPD, delegasi Kecamatan sebanyak  7 orang serta pemangku kepentingan lainnya.

(dp-52)