![]() |
| Bangunan RPS TKROSMK Negeri 6 Kepulauan Tanimbar dalam posisi tampak dari depan |
Bangunan warna warni berukuran 15x27 meter persegi itu adalah bantuan dari Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Program Pengembangan Pendidikan.
Dalam hal ini khususnya Pengembangan SMK menjadi pusat keunggulan atau center of excellence (CEO) prioritas sektor permesinan dan konstruksi pada program keahlian teknik kendaraan ringan otomotif (TKRO).
Ketua tim pembangunan, Baltasar Buarlely dalam laporannya menyatakan, di dalam bengkel ini ada peralatan seperti audio sistem, AC, instalasi kelistrikan untuk lampu mobil, pengisian AC, spooring balance dan sebagainya.
![]() |
| Penandatanganan penyerahan oleh ketua tim pembangunan Baltasar Buarlely (kiri) kepada Kepala Sekolah Astuty Dwiwahyuni (kanan) dan disaksikan oleh Sekretaris Camat Tanimbar Selatan (tengah) |
Kepala SMK Negeri 6 Kepulauan Taninmbar, Astuty Dwiwahyuni menyatakan, bangunan RPS itu mulai dikerjakan pada 16 September 2020 dan rampung pada 16 Januari 2021 atau lama kerja 120 hari.
Jumlah dana COE dari Direktorat SMK sebesar Rp5 Miliar dengan rincian sebagai berikut: Rp1,8 Miliar untuk pembangunan fisik, Rp3 Miliar untuk belanja peralatan dan penyelarasan kurikulum SMK dengan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA), serta Rp200 Juta untuk workshop, kunjungan industri dan pelatihan para guru otomotif.
![]() |
| Pastor Simon Petrus Matruty saat memimpin pemberkatan gedung |
Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pengembangan produksi dan teaching factory (TEFA).
Astuty menambahkan, bangunan COE telah dinyatakan lolos dan dalam tahun ini akan terus dievaluasi oleh kementerian hingga pada tahun 2024.
![]() |
| Sejumlah peralatan yang telah siap dioperasikan |
Bangunan ini diresmikan oleh Sekretaris Camat Tanimbar Selatan, Frets Watutamata dan dilanjutkan dengan pemberkatan bangunan oleh Wakil Uskup wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya, Pastor Simon Petrus Matruty.
Dalam sambutannya, Sekcam mengapresiasi pimpinan dan para guru di sekolah itu.
![]() |
| Peninjauan ruangan |
Sekcam juga berharap, bangunan RPS ini tak hanya megah dari luar serta berisi peralatan didalamnya, melainkan harus mampu menghasilkan siswa SMK yang memenuhi standar kompetensi.
"Karena kompetensi itu adalah suatu kewajiban bagi siswa-siswi SMK," pungkasnya.
(dp-47)
Label: Kabupaten Kepulauan Tanimbar