Bupati Thaher : Pengangkatan 15 Kepsek Lewati Proses Panjang

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun 

Langgur, Dharapos.com
- Pengangkatan dan pelantikan 15 Kepala Sekolah (kepsek) lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) telah melewati proses yang panjang dan berbagai pertimbangan.

Hal itu disampaikan Bupati M. Thaher Hanubun saat melantik 15 kepsek tingkat TK, SD dan SMP pada di lingkup Pemerintah setempat, Selasa (18/5/2021).

Proses pelantikan dan pengucapan sumpah janji jabatan bertempat dialua kantor Bupati Malra.

“Jadi, prosesnya diawali adanya dengan rekomendasi tim yang disebut dengan Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah,” terangnya.

Tim ini, lanjut Bupati, bertugas meneliti dan memberikan rekomendasi kepada guru yang memenuhi syarat administratif dan syarat kompetensi lainnya.

Selaku pejabat pembina kepegawaian daerah, Bupati tak menampik jika putusan itu pasti menuai pro kontra.

“Saya sungguh memahami bahwa keputusan pengangkatan kepala sekolah ini pasti ada yang setuju dan ada yang tidak setuju karena berbagai kepentingan tertentu dari beberapa pihak. Tapi perlu saya ingatkan bahwa posisi kepala sekolah adalah jabatan karir yang merupakan kewenangan dari Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah,” cetusnya.

Lanjut Bupati. sebagian besar mereka yang dilantik saat ini sebelumnya adalah pelaksana Tugas (PLT) kepsek, dan dikukuhkan kembali dalam jabatan defenitif.

Karena itu, perlu diingat bahwa periodisasi pengangkatan guru sebagai Kepsek adalah 4 tahun sejak tanggal ditetapkan.

Dalam periodisasi tersebut, akan terus dilakukan evaluasi, dan tidak menutup kemungkinan bilamana kinerja dan evaluasi tidak baik, maka bisa saja akan diganti sebelum periode dimaksud.

“Hal ini saya tegaskan, karena kecenderungan bila sudah diangkat menjadi pejabat definitif, kinerja yang bersangkutan justru semakin rendah. Saya berharap hal ini tidak terjadi pada saudara-saudara yang saya lantik ini,” harapnya.

Bupati juga menambahkan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19 yang juga melanda Maluku Tenggara, proses belajar mengajar dan penyelenggaraan pendidikan tentu mengalami hambatan.

“Saya berharap kita tetap bersemangat dan menempuh cara-cara efektif dalam mendidik para siswa. Sebagai Kepala Sekolah Saya himbau agar tetap melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik serta mampu melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pendidikan di setiap sekolah,” pungkasnya.

(dp-52)

Label: