Di Muscab I IBI Malra, Bupati Tekankan 2 Program Prioritas

Bupati Malra M. Thaher Hanubun saat memberikan sambutan

Langgur, Dharapos.com
- Bertempat di Hotel Kimson Langgur, Sabtu (6/11/2021) dilaksanakan Musyawarah Cabang I Ikatan Bidan Indonesia Maluku Tenggara.

Bupati setempat M. Thaher Hanubun membuka resmi kegiatan itu.

Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Malra dr. Katrinje Notanubun dan Ketua IBI Provinsi Maluku serta IBI Malra yang ditandai dengan pemukulan Gong.

Bupati Hanubun dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan Pembangunan Nasional – Daerah Era pembangunan nasional periode 2020-2024 menetapkan 7 agenda kerja Pemerintah.

Agenda Nomor 1 dan sekaligus yang menjadi prioritas pertama adalah, peningkatan kualitas SDM.

Agenda tersebut ditetapkan sebagai sebuah upaya besar menuju SDM Unggul Indonesia Tahun 2045 (Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka)

Dua program prioritas untuk peningkatan kualitas SDM adalah penanggulangan stunting dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan, Pelayanan Ibu Hamil dan Melahirkan.

Kedua program prioritas ini berkaitan langsung dengan pelayanan kebidanan dan penanggulangan Stunting sebagai agenda prioritas.

Hal ini menjadi perhatian sehingga Kabupaten Malra membentuk Tim Konvergensi Penanggulangan Stunting, yang merupakan bentuk sinergi pihak-pihak yang berkepentingan untuk berkolaborasi mempercepat penanggulangan stunting di wilayah tersebut.

Prevalensi stunting di Kabupaten Malra pun dari tahun ke tahun terus menurun di mulai dari 2018 (30,01%), 2019 (27,01%), 2020 (22,95%), dan 2021 (20,14%) terhitung hingga Juli 2021.

Kemudian, pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di kabupaten/kota  yaitu pelayanan ibu hamil dan melahirkan.

SPM Bidang Kesehatan dilaksanakan sebagai agenda wajib berupa kegiatan-kegiatan prioritas mulai dari pelayanan Ibu hamil, persiapan kelahiran, hingga pelayanan Kesehatan balita dan anak, adalah bentuk pelayanan yang bertujuan menurunakan tingkat kematian ibu dan bayi.

“Sama seperti sinergi penanggulangan Stunting, pelayanan SPM juga dilaksanakan secara komprehensif, mulai dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat desa dan kelurahan,” urai Bupati.

Selain itu, sosialisasi dan promosi kesehatan dilakukan untuk menumbuhkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pelayanan Kesehatan yang baik oleh tenaga Kesehatan.

“Seperti, penerapan gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat – tidak buang air sembarangan serta penerapan Protokol Kesehatan Penanggulangan Covid-19,” ujarnya.

Diakuinya, dalam upaya meningkatkan pelayanan optimal, tentu masih ada hal-hal yang perlu untuk ditingkatkan.

“Di wilayah Pulau Kei Kecil mungkin sudah relatif mudah. Namun di Pulau Kei Besar, permasalahan akses masih sangat mempengaruhi kinerja pelayanan kesehatan/kebidanan,” akuinya.

Untuk itu, dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk mengatasi persoalan dimaksud.

Bupati pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih atas seluruh kerja keras, dedikasi dan profesionalitas yang ditunjukkan, bersinergi mewujudkan pembangunan dan/atau peningkatan kualitas SDM di kabupaten Maluku Tenggara, khususnya dalam mempersiapkan 1.000 hari pertama kehidupan,

“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh tenaga Kesehatan di Kabupaten Maluku Tenggara. Secara khusus dalam momentum ini, ucapan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh Bidan dan Organiasi Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kabupaten Maluku Tenggara. Semoga pelayanan kebidanan akan semakin lebih optimal di waktu-waktu mendatang,” tandasnya.

Giat Muscab IBI Malra diikuti sebanyak 88 bidan yang tersebar di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

(dp-52)

Label: