2022, Dinkop – UMKM Malra Salurkan Bantuan Pokir 1,5 Miliar

 Kepala Dinas Koperasi - UMKM Maluku Tenggara Munawir Matdoan

Langgur, Dharapos.com
- Tahun ini, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Maluku Tenggara akan menyalurkan bantuan Pokir senilai Rp1,5 miliar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi - UMKM setempat, Munawir Matdoan kepada pers dikantornya, Rabu (26/1/2022).

“Bantuan ini akan diberikan sesuai identitas penerima (by name by addres) dan juga pihak DPRD serta Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara akan memberikan penguatan terhadap para pengusaha mikro di Bumi Larvul Ngabal,” terangnya.

Dikatakan Kadis, pada beberapa tahun terakhir ini pihaknya juga memberikan bantuan seperti etalase toko, sembako selain modal yang diserahkan langsung kepada para pelaku UMKM.

Para penerima manfaat  ini sebelumny telah memasukan proposal ke Dinas Koperasi dan UMKM Malra.

Pihaknya melakukan pemantauan kepada para pelaku UMKM agar bantuan yang diberikan tersebut penggunaannya tepat sasaran.

"Kita melakukan peninjauan terhadap tempat usaha kemudian KTP-nya, baru kita berikan bantuan," sambungnya.

Kadis mengakui pula jika dirinya mendapatkan informasi bahwa bantuan dari Pemerintah pusat yakni dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tetap ada di tahun ini.

"Dan dinas Koperasi dan UKM Priovinsi Maluku akan memberikan bantuan modal kepada sekitar 60-an orang tetapi belum disampaikan secara terperinci. Info dari teman-teman di provinsi bahwa nanti kebagian hampir seluruh kabupaten/kota," ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Kadis, pihaknya pada tahun ini akan merancang sebuah aplikasi bagi para pelaku UMKM di Bumi Larvul Ngabal. Aplikasi ini dirancang untuk mempromosikan hasil produk UMKM.

“Kami akan bekerja sama dengan beberapa pihak guna merancang aplikasi ini,” sambungnya.

Dijelaskannya, apliksi tersebut sangat memudahkan untuk promosi hasil usaha UMKM seperti tenunan, abon ikan, keripik dan hasil usaha lainnya.

"Kita bisa posting lewat aplikasi ini by name by address. Jadi ada orang yang punya usaha tenunan misalnya Ibu Renyaan yang ada di Kolser itu langsung diketahui jumlah produknya, stok dan harga serta alamatnya,” bebernya.

Yang paling penting, menurut Kadis, semua tertera dalam aplikasi ini.

“Jadi masyarakat dapat berbelanja melalui aplikasi ini karena semua hasil produk telah tertera dalam aplikasi ini. Dalam waktu dekat ini, aplikasi dimaksud akan diluncurkan," tandasnya.

(dp-52)