Pemkab Malra Targetkan Vaksinasi Dosis II

Juru Bicara Tim Pelaksana Percepatan Vaksinasi Malra Abdul Aziz
Langgur, Dharapos.com
- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali mengejar target vaksinasi Covid-19 dosis II.

Setelah sebelumnya bersama TNI - Polri dan para pihak terkait berhasil mencapai target vaksinasi dosis I berhasil memvaksin sebanyak 67.566 warga atau sekitar 72,22 persen berdasarkan data dari pusat.

Sementara data yang diambil mencapai lebih dari 86,04 persen. Meski begitu, hal tersebut bukan masalah serius. Yang penting adalah sudah melebihi target 70 persen.

Juru Bicara Tim Pelaksana Percepatan Vaksinasi Malra Abdul Aziz mengatakan, strategi vaksinasi tahap II ini pun masih sama dengan tahap I.

“Tim percepatan tetap mengadakan kegiatan vaksinasi secara massal di gedung serbaguna Larvul Ngabal, dan juga pada Puskesmas-puskesmas di seluruh Kabupaten Maluku Tenggara,” ungkapnya kepada wartawan di gedung serbaguna Larvul Ngabal, Rabu (2/2/2022).

Diakui Abdul Aziz, pihaknya baru saja menerima vaksin jenis Sinovac dari Pemerintah Provinsi Maluku sebanyak 3.040 vial atau 6.080 dosis.

“Dengan pasokan vaksin tersebut diharapkan bisa memperlancar proses vaksinasi di Kabupaten Maluku Tenggara. Nanti kita minta lagi jika stoknya menipis,” sambungnya.

Plt. Direktur RSUD Karel Sadsuitubun Langgur ini menambahkan untuk vaksin jenis lain sementara masih ada.

“Masih ada Asatrazeneca, Moderna, dan Pfizer,” tambahnya.

Abdul Aziz menambahkan, pelaksanaan vaksinasi di gedung serbaguna dilakukan hingga 28 Februari 2022.

Di hari terakhir kegiatan itu akan ada doorprize bagi peserta vaksinasi dosis II seperti yang dilakukan pada dosis I.

“Kita usahakan untuk Maluku Tenggara di atas 70 persen supaya bisa terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok, dimana vaksinasi sudah lengkap. Vaksinasi lengkap artinya sudah menerima dosis I dan II,” lanjutnya.

Untuk diketahui, vaksinasi Covid-19 dosis II di Malra sudah mencapai 38,59 persen.

Ditargetkan sekitar 31,41 persen atau 29.390 orang masih harus divaksin agar mencapai target 70 persen vaksinasi lengkap.

(dp-52)

Label: