Tak Peroleh Kursi, Saadiah Minta Bursel dan SBB Dievaluasi

Wakil Ketua BPW DPP PKS Saadiah Uluputty

Ambon, Dharapos.com
- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku telah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), di Manise Hotel, Kota Ambon, Minggu (13/2/2022).

Rakerwil yang dilakukan selama dua hari ini dihadiri oleh Wakil Ketua BPW DPP PKS Saadiah Uluputty, pengurus DPTW, DSW, dan MPW, pengurus DPD se-Maluku, serta anggota legislatif di Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam sambutannya, Saadiah menyatakan, acara yang digelar Ini merupakan Rakerwil pertama untuk Indonesia Timur.

Menurutnya, hal ini merupakan langkah cepat seiring dengan tema Nasional PKS saat ini. Pasalnya, tidak sedikit yang mengikuti acara ini secara Ofline dan Online.

"Ini juga menjadi penyemangat kita untuk mengerahkan kita. Ada 3 landasan PKS yaitu landasan gagasan, operasional dan kemenangan. Sebagai Parpol kita harus mempunyai mimpi besar, sebagai Partai Dakwa ini kerja besar kita. 20 tahun bukan waktu yang singkat bagi partai kita," katanya.

Dikatakan, Buru Selatan (Bursel) dan Seram Bagian Barat (SBB) perlu dilakukan evaluasi karena tidak memperoleh kursi.

"Dua tujuan kita bagaimana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menang, bagaimana bisa berkontribusi. Buru Selatan SBB perlu dilakukan evaluasi karena tidak memperoleh kursi ini mengapa, kedepan kita benar harus bisa menjawab hal ini, sebagai satu Partai oposisi harus memberi fungsi kontrol bagi pemerintah," tegasnya.

Parpol, kata Saadiah, adalah jembatan dalam landasan operasional, dan anggota hanya bisa meneruskan program-program yang ada seperti EKTP, dan IURAN.

"Kita hanya melanjutkan saja potensi besar panduan yang ada menjadi konsep dan kontes yang harus diselaraskan di lapangan. Setelah Rakerwil hari ini kiranya kita semua harus menyesuaikan dengan keadaan di lapangan, untuk menyamakan frekuensi, persepsi dan lain-lain. Kita harus sepakat dan dibuat dalam suatu kesepakatan sesuai dengan kebutuhan Masyarakat," tutupnya.

VAL

Label: