Konsumen Mengeluh Soal Agen Gas Elpiji di Malra : Ngaku Habis, Tapi Terima Beli

Stok tabung gas elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di SPBU Langgur saat pantauan Jumat (6/5/2022) 
Langgur, Dharapos.com – Fenomena kelangkaan gas elpiji yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) hingga kini dilaporkan belum tuntas.

Para konsumen pun mengeluh dan mengaku heran dengan alasan yang diberikan oleh agen distributor elpiji di daerah itu.

Salah satu konsumen elpiji, Hadi kepada media ini mengatakan dirinya telah berkeliling untuk mencari gas elpiji pada semua agen namun jawaban yang didapat adalah “habis”.

"Saya mau tukar gas LPG 5,5Kg tapi distributor utama SPBU Langgur bilang habis. Terus diarahkan ke agen namun setelah berkeliling juga habis. Akhirnya saya kembali ke SPBU Langgur selaku distributor utama," bebernya.

Hadi mengatakan,dirinya kemudian hendak melakukan tukar tambah tabung gas ukuran 5,5 Kg ke tabung 12 Kg dengan menambahkan uang sesuai harga tabung 12 kg karena stoknya masih ada.

"Saya bertanya dan jawaban dari agen untuk sementara belum bisa," sambungnya.

Menurut Hadi, jawaban yang diberikan sangat tidak beralasan karena stok 12 Kg terlihat masih tersedia di SPBU Langgur.

"Sebagai konsumen kita dibuat bingung karena untuk melakukan tukar tambah dengan menambahkan uang saja kok belum bisa. Sudah begitu, saya desak karyawan laki-laki dengan pertanyaan harus beli tabung 12 Kg? Jawabanya iya pak," bebernya.

Jawaban itu, menurut Hadi, tidak memberikan solusi yang baik tetapi malah sebaliknya memberatkan konsumen.

"Saat dibutuhkan, konsumen tidak mendapatkan solusi. Tetapi ini malah memberatkan," sesalnya.

(dp-52)

Label: