Soal Judi, Kasat Reskrim Aru : Perintah Sudah Jelas, Yang Lawan Kita Sikat

Kasat Reskrim Polres Aru IPTU Andi (kiri) / Foto kanan : Aktivitas judi togel di Kota Dobo, yang terpantau masih berlangsung hingga berita ini dipublish

Dobo, Dharapos.com
– Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo baru saja mengeluarkan pernyataan tegas kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan mulai dari kasus judi hingga penyalahgunaan narkoba.

Kapolri bahkan mengancam akan mencopot Polisi yang tak bisa membereskan masalah tersebut.

Merespon perintah Kapolri, jajaran Kepolisian Resor Aru siap menggelar operasi khusus yang salah satu targetnya menyasar bandar judi togel, dadu dan bola guling di wilayah itu.

Kasat Reskrim Polres Aru IPTU Andi dalam pernyataannya kepada Dharapos.com, Jumat (19/8/2022) menegaskan hal itu.

"Iya pak, perintah sudah jelas. Jadi, kalau ada bandar judi yang masih mau coba-coba akan kami sikat,” tegasnya.

Polres Aru dilaporkan meningkatkan upaya memberantas peredaran judi togel dan beberapa judi lainnya yang belakangan ini kembali marak di kabupaten berjuluk Bumi Jargaria tersebut pasca perintah tegas Kapolri.

Pantauan lapangan awak media ini, aktivitas bandar judi pada sejumlah kawasan di Kota Dobo, ibukota Kabupaten Kepulauan Aru masih terus menunjukkan eksistensinya.

Sementara itu, warga setempat menyampaikan harapannya sebagaimana statemen tegas yang disampaikan Kasat Reskrim agar dapat segera terealisasi di lapangan.

"Kami minta operasi itu segera digelar agar para bandar atau cukong permainan haram ini bisa secepatnya diringkus aparat kepolisian," pinta salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada media ini.

Kekesalan juga ditunjukkan salah satu warga setempat, yang sering disapa Ani.

Ia berharap agar togel ini secepatnya ditutup karena dengan kembali maraknya permainan judi itu telah menyebabkan keutuhan rumah tangganya mulai terganggu.

Ani yang suaminya seorang pekerja bangunan dengan pendapatan yang tidak menentu seringkali terlibat perselisihan dengan pasangannya itu semenjak adanya togel ini.

"Suami saya sudah mulai rutin untuk pasang judi haram ini sementara kami di rumah sudah kesusahan untuk mengurus makan dan minum. Coba bung bayangkan saja di tahun 2022 ini pegawai saja susah, banyak yang belum menerima gaji lalu apalagi dengan kita yang masyarakat biasa ini, bisanya apa, kasihan,” keluhnya.

Ani mengaku kesal karena penghasilan suaminya yang sebelumnya bisa diterimanya untuk memenuhi makan minum keluarga kini malah dihabiskan dengan beli togel.

“Dia tidak pikir istri dan anak di rumah ini makan apa? Jadi sebagai ibu rumah tangga, beta minta kepada bapak Kapolres dan Kasat Reskrim untuk segera bertindak tutup judi togel itu lalu tangkap dan penjarakan bandar beserta kaki tangannya,” tegasnya.

(dp-31)

Label: