Bupati Malra Letakkan Batu Pertama Masjid Al-Musyawarah Elaar Let, Pemda Bantu 1 M


Langgur, Dharapos.com
- Bupati M. Thaher Hanubun resmi meletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Muyawarah Ohoi Elar Let, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (10/9/2022).

Prosesi peletakan batu pertama pembangunan masjid  tersebut terfokus  pada empat penjuru dengan iringan salawat untuk menghantar peletakan batu penjuru.

Terpantau, giat diawali dengan penjemputan Bupati bersama rombongan oleh warga masyarakat setempat dengan tarian dan lagu religi.

Untuk peletakan batu penjuru yang pertama dilakukan Bupati Malra M.Thaher Hanubun.

Selanjutnya, yang kedua, oleh Kapolres Malra AKBP. Frans Duma, seterusnya oleh Dandim 1503/Tual dan anggota DPRD Maluku Amir Rumra.

Pada saat yang sama juga digelar pelelangan cangkir dalam rangka pencarian dana bagi pembangunan masjid tersebut yang dipandu langsung oleh Bupati Hanubun.

Untuk diketahui, dalam pembangunan rumah ibadah ini, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat mengucurkan dana bantuan sebesar Rp1 Miliar.

Bupati dalam sambutannya mengajak seluruh warga masyarakat untuk tetap bersatu dalam rangka pembangunan mesjid baru tersebut.

"Kepada seluruh masyarakat yang hadir disini khususnya warga masyarakat Ohoi Elaar Let, ini   adalah hal baik dan karena kita mau supaya ini dilakukan. Apalagi membangun masjid atau gereja. Jadi kita lihat nama masjid ini Al-Musyawarah," ungkapnya.

Menariknya, Bupati mengaku sangat tertarik dengan nama masjid itu sendiri yang berarti ketua panitia dalam mengkoordinir pembangunan akan dilakukan melalui musyawara dan mufakat untuk mengambil keputusan.

"Biasanya suatu pembangunan dalam keluarga, adik kaka berjalan bagus tapi kadang di tengah mulai satu bicara satu. Itu yang celaka ! Karena biasanya berjalan bagus tapi kadang juga tidak bagus. Akan tetapi saya percaya kepada ketua panitia karena dia seorang ilmuan, jadi tidak mungkin melakukan hal yang keliru,” imbuhnya.

Olehnya itu, Bupati berharap warga masyarakat harus mempercayai panitia.

“Ada beberapa masjid yang sudah selesai dan diresmikan karena ada satu ketekunan sehingga pada hari ini semua berkumpul disini untuk bermusyawarah supaya mesjid yang dibangun pada saat ini dapat selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan sebagaimana disampaikan ketua panitia,” tandasnya.

Untuk diketahui bahwa masjid yang akan dibangun ini ditargetkan membutuhkan dana sebesar Rp2,3 Miliar dengan kebutuhan semen 2260 sak, pasir 167 kubik dan kerikil 122 kubik.

Dan dana yang terkumpul pada saat ini sebesar Rp.1.232.000.000 dengan rincian, Rp1 miliar  bantuan dari Pemda Malra.

Kemudian, bantuan Rp100 juta dari Dana Pokok Pikiran DPRD Provinsi Maluku atas nama Mumin Refra.

Selanjutnya, sumbangan dari warga masyarakat Ohoi Elaar Let yang tinggal di Kei maupun di luar Kei sebesar Rp170 juta dan dari Dana Desa Ohoi Elaar Let sebesar Rp25.000.000.

Dari total yang ada, masih dibutuhkan Rp1 miliar lebih untuk menutupi kekurangan sehingga dibutuhkan uluran tangan dari warga masyarakat dan siapa pun yang ingin menyumbang.

(dp-52)

Label: