![]() |
| Pemberian cinderamata berupa ukiran perahu Tumbur oleh Sekda Kepulauan Tanimbar Ruben Benharvioto Moriolkosu kepada Lucille Panting |
Dalam hal ini, terutama mempromosikan keindahan dan keunikan
Kabupaten Kepulauan Tanimbar di luar negeri hingga menarik para investor untuk
menginvestasi modal usahanya sehingga membuka lapangan kerja.
"Tentu harapan kita semua kegiatan ini akan memberikan added value atau nilai tambah bagi perekonomian daerah, meningkatkan
pembangunan daerah dan mampu mensejahterakan masyarakat Tanimbar," kata
Sekretaris Daerah Kepulauan Tanimbar Ruben Benharvioto Moriolkosu dalam acara welcome ceremony bagi para peserta
Darwin Saumlaki Yacht Race and Rally di kompleks kampung kuliner Saumlaki,
Kamis (29/9/2022).
Dikatakan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan entry point dan merupakan pintu masuk
bagi para wisatawan domestik lebih khusus bagi kapal-kapal pesiar maupun perahu
layar. Atas dasar itulah the Darwin Sailing Club' Inc (DSC) menyelenggarakan
perlombaan perahu layar di Saumlaki.
Untuk menjadi daya tarik wisata, melalui kegiatan ini, Pemda Kepulauan Tanimbar lebih banyak
mempromosikan budaya lokal serta
memperkenalkan sejumlah destinasi wisata yang berada di daerah itu untuk
dikenal secara langsung.
Paket wisata yang ditawarkan bagi para yachter adalah
mengajak mereka untuk mengunjungi lokasi ziarah rohani Kristus Raja Semesta
Alam di Findruar, Olilit, mengunjungi desa wisata Tumbur, mengunjungi situs
perahu batu di desa Sangliat dol, mengunjungi danau Moru di Lorulun, dan
sejumlah destinasi wisata yang lain.
![]() |
| Pengalungan syal tenun dan pemberian cinderamata oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Tanimbar |
Untuk mencapai target tertinggi tentu bukan hal yang mudah
bagi kita yang baru mulai bangkit dari keterpurukan dan ketinggalan pasca
pandemi covid 19 yang telah meluluhlantakkan semua sektor, termasuk sektor
pariwisata.
Untuk itu, Sekda berpesan kepada Dinas Pariwisata Kepulauan
Tanimbar agar semua objek wisata yang memiliki keindahan dan keunikan yang tak
dimiliki oleh daerah lain wajib dijaga, dilestarikan dan dikelola secara
profesional.
Selain itu, kebersihan, keindahan dan keamanan hotel,
penginapan dan losmen perlu di jaga. Begitu juga dengan restoran dan rumah
makan perlu dijaga higienitas sajian makanan dan minuman bagi tamu selama
berada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
"Selanjutnya, kualitas sumber daya manusia perlu
ditingkatkan. Pramusaji dan pemandu wisata perlu di latih secara profesional
saat melayani tamu dengan berbahasa asing yang cakap dan berkarakter
santun," katanya.
Dengan demikian, lanjutnya,
pelayanan yang baik akan menjadi referensi wisatawan untuk kembali ke Tanimbar.
Selain itu, diharapkan agar terus Dinas Pariwisata terus meningkatkan
promosi melalui media-media digital.
![]() |
| Para yachter saat mengikuti welcome ceremony |
"Dari Darwin ke Saumlaki ini sangat dekat dan lebih
mudah dijangkau oleh peserta Sail Darwin Saumlaki," akuinya.
Lucille menyebutkan, pada tahun ini terjadi peningkatan
partisipan sejak 2019 lalu. Tahun ini, ada lebih dari 60 peserta yang terlibat.
"Tahun 2019 itu hanya tujuh perahu layar, sementara
tahun ini ada lima belas perahu layar," sebutnya.
Georgia Gibb (15) salah satu peserta termuda menyatakan
kebanggaannya saat tiba di Saumlaki dan mengunjungi sejumlah obyek wisata di
Tanimbar.
"Saya baru pertama kali ke Tanimbar. Alam Tanimbar ini indah,
dan menakjubkan," pujinya.
Sebagai pencinta lingkungan, Georgia berpesan agar
kebersihan kota Saumlaki dan desa-desa yang dia kunjungi perlu menjadi
perhatian semua pihak.
(dp-18)
Label: Kabupaten Kepulauan Tanimbar