Pemilik Usaha Wisata di Dobo Keluhkan Limbah PT Rejeki Samudra Bahari

Beberapa limbah dari PT Rejeki Samudra Bahari yang menimbulkan bau menyengat dikawasan sekitarnya 

Dobo, Dharapos.com
- Keberadaan PT Rejeki Samudra Bahari yang beroperasi di Belakang Wamar, Kecamatan Pulau - pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku dilaporkan meresahkan warga di kawasan itu.

Pasalnya, perusahaan yang bergerak di bidang produksi pengelolaan ikan itu diduga telah mencemari lingkungan sekitar pesisir pantai tersebut.

Akibatnya pemilik lokasi wisata di pesisir pantai tersebut terancam mengalami kerugian.

Seperti yang dikeluhkan Yosep Karatem, pemilik Pantai Pasir Karunia ini mengaku sangat resah dengan kinerja PT Rejeki Samudra Bahari yang selalu membuang limbah dari hasil pembakaran sisa - sisa pengelolaan ikan yang kemudian membusuk dan mengeluarkan bau sangat menyengat.

"Terus terang saya sangat kecewa karena lantaran limbah dari PT Rejeki Samudra Bahari yang mengeluarkan bau busu tempat ini jadi jarang disinggahi pengunjung,” bebernya kesal.

Karatem pun berharap pimpinan perusahaan maupun pihak terkait dapat menyikapi permasalahan ini.

Sementara itu, pihak PT Rejeki Samudra Bahari yang dikonfirmasi media ini belum memberikan tanggapannya soal keluhan warga.

Pihak perusahaan beralasan, pimpinan tidak berada di tempat.

(dp-31)

Label: