Gawat ! Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Tanimbar Makin Tinggi, Pemkab Serius Perangi

Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar Daniel Edward Indey saat melantik pengurus P2TP2A periode 2022 - 2024 di pendopo Bupati, Saumlaki, Selasa (27/12/2022)

Saumlaki, Dharapos.com
- Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar, Daniel Edward Indey menyatakan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah itu masih terbilang cukup tinggi.

Dia menyebutkan, data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak  yang didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada 2021  sebanyak 15 kasus, yaitu 3 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 12 kasus kekerasan terhadap anak.

Sementara, di 2022, DP3AP2KB melansir data per November 2022, ada peningkatan jumlah kasus.

Sebanyak 22 kasus kekerasan telah terjadi. Puluhan kasus itu terdiri dari kekerasan perempuan berjumlah 6 orang, sementara 16 kasus lainnya adalah kekerasan terhadap anak.

Kendati demikian, Indey mengaku masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang tidak dilaporkan oleh korban karena alasan tertentu.

Karena itu, Pemkab Kepulauan Tanimbar membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

P2TP2A adalah lembaga layanan yang berada dibawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) sebagai pelaksana fungsi teknis dalam memberikan pelayanan terhadap perempuan dan anak yang mengalami kasus kekerasan

"Tugas dan fungsi  P2TP2A adalah memberikan pelayanan konseling dan secara psikologis melalui tatap muka telepon surat maupun media lainnya, serta adanya  pelayanan medis guna pemulihan trauma fisik maupun psikis terhadap perempuan dan anak korban kekerasan," jelas Indey saat melantik pengurus P2TP2A periode 2022 - 2024 di pendopo Bupati, Saumlaki, Selasa (27/12/2022).

Dikatakan, selain tugas dan fungsinya itu, P2TP2A memberikan layanan sosial,  psikososial terhadap korban yang memerlukan konselor atau media dan juga layanan hukum terhadap korban yang memerlukan konselor hukum atau pengacara dalam proses hukum pada kasus kekerasan yang dialaminya

Indey berharap kepada pengurus P2TP2A untuk selalu meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab serta menghentikan dan tidak memberikan toleransi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Foto bersama seusai pelantikan

"Tingkatkan koordinasi dan partisipasi kepada semua pihak, baik pemerintah, swasta dan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka membangun kerjasama untuk mencegah dan mengurangi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak karena kaum perempuan lebih berperan dalam menentukan kualitas dan perlindungan keluarga" tuturnya.

Dia juga berpesan kepada pengurus P2TP2A Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar menghapus segala bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak,  serta mengupayakan kesetaraan gender,  sehingga hak-hak perempuan dan anak dapat terpenuhi dengan baik.

Pengurus P2TP2A kabupaten Kepulauan Tanimbar periode 2022 - 2024 diketuai oleh Ny.Jacomina A. Indey , istri  Daniel E. Indey.

Selanjutnya, para wakil ketua masing-masing:

dr.Lucia F.R.A. Felnditi (Ketua Bidang Kesejahteraan Usaha dan Dana IDI Cabang Saumlaki), Deni F. Sianressi dari LBH Yamdren Ulun,  Katharina A.C. Utukaman (Sekretaris Dinas Kesehatan), dr. Juliana Ch.Ratuanak dari anggota Majelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI cabang Saumlaki, dan Matheos Mes Lewier (kepala seksi urusan agama Kristen pada kantor Kemenag ).

Anggota Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI) pada Himpunan Psikologi Indonesia, Benigno Narahawarin, di tetapkan sebagai Sekretaris, dan dibantu oleh Della S. Tuhumena (Kepala bidang Pemberdayaan  dan Perlindungan Perempuan pada dinas  P3P2KB) dan Julius Kelbulan (Kepala sub bagian Perundang-undangan pada Sekretariat DPRD).

Sementara, Bendahara P2TP2A dijabat oleh Fenty Sohilait yang adalah bendahara TP-PKK Kepulauan Tanimbar.

P2TP2A terdiri dari lima divisi yaitu yang bergerak di bidang layanan dan pengaduan, pendampingan dan advokasi, pelayanan dan pemulihan, pendidikan dan pelatihan serta divisi penguatan jaringan informasi dan dokumentasi.

Anggota divisi terdiri dari berbagai instansi dan profesi seperti dari kepolisian, kejaksaan, praktisi hukum, wartawan, tokoh agama, ASN dari SKPD teknis, Ormas, akademisi, LSM dan  tokoh masyarakat.

 

Pewarta : Novie Kotngoran

Label: