Bupati Hanubun Dorong Sektor Perikanan dan Pertanian Jadi Prioritas di Hoat Sorbay

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun saat memberikan sambutan

Langgur, Dharapos.com
- Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) resmi menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2024 yang dibuka langsung Bupati setempat M. Thaher Hanubun, Jumat (24/2/2023).

Bupati dalam arahannya menjelaskan dalam struktur ruang Kabupaten Malra, Kecamatan Hoat Sorbay berfungsi sebagai Pusat Pelayanan Kawasan (PPK).

 “Di Hoat Sorbay ini, sesuai potensi wilayah maka sektor perikanan adalah prioritas. Di teluk Hoat Sorbay yang indah ini, ada begitu banyak potensi budidaya yang dapat dikelola. Begitu juga perairan lautnya, potensi perikanan tangkap cukup besar,” jelasnya.

Di sektor perikanan, tahun ini ada 9 paket bantuan yang disalurkan di Hoat Sorbay, dengan rincian 5 paket sarana dan prasarana budidaya rumput laut, 1 paket Bedah Unit Pengolah Ikan, dan 5 paket kapal penangkap ikan untuk perairan laut berukuran 5 GT.

Bupati mengungkapkan, budidaya rumput laut di Hoat Sorbay memang terus didorong. 

Bulan Januari yang lalu Pemerintah daerah sudah menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT. Daur Kelola Mandiri (DKM) di Jakarta.

“PT. DKM ini adalah salah satu investor yang tertarik untuk mengembangkan budidaya rumput laut di Malra.  Kita berdoa semoga semuanya lancar, PT.DKM akan segera  berinvestasi dengan dukungan teknologi dan metode-metode baru yang akan meningkatkan produktivitas secara efektif dan tentu lebih efisien,” kata Bupati.


Untuk sektor pertanian di kecamatan Hoat Sorbay juga cukup baik karena ada beberapa ohoi yang punya keunggulan di sektor pertanian. 

Tahun ini ada 6 paket bantuan pertanian di kecamatan iniyakni saran pra-panen dan pasca-panen, jalan tani dan perluasan jaringan irigasi.

Ada juga bantuan untuk sarana dan prasrana pendidikan berjumlah 10 paket dan paket hibah keagamaan kepada 4 sarana ibadah.

“Tentu masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi, tetapi pemerintah daerah juga dibatasi dengan kapasitas keuangan. Mungkin hari ini belum, semoga besok-besok bisa dipenuhi,” tandas Bupati.

Menurutnya, membangun daerah dengan anggaran yang terbatas, maka strateginya kita harus cicil. Memilih dan memilah sesuai prioritas yangmendesak.

Namun terlepas dari itu semua, partisipasi dan dukungan masyarakat adalah hal yang sangat diperlukan.

“Mohon dukungan bapak-ibu sekalian, semoga semua proses dan agenda kerja kita dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga perlahan-lahan, manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

(dp-red)

Label: