![]() |
Garasi kendaraan Puskesmas disulap jadi tempat pelayanan administrasi |
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dr.Edwin Tomasoa menyatakan, kerusakan bangunan Puskesmas Saumlaki berlantai dua itu akibat gempa bumi magnitudo 7,9 yang terjadi pada Selasa (10/1/2023) pukul 02.47 WIT.
"Hasil penilaian oleh Dinas Cipta Karya, bangunan itu tidak layak digunakan karena bisa berbahaya bagi orang yang ada di dalamnya," kata Edwin di Saumlaki, Jumat (10/2/2023).
Karena itu, kegiatan rawat inap, pelayanan persalinan dan administrasi kantor dihentikan. Kondisi ini membuat pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal. Jika ada pasien rawat inap, tim medis di Puskesmas Saumlaki mengarahkan mereka untuk meminta pelayanan kesehatan di RSUD dr. PP . Magretti Saumlaki.
Sedangkan pelayanan pasien rawat jalan, tetap dilakukan seperti biasanya, karena bangunan lama yang dibangun tahun 2013 tidak ada kerusakan sama sakali..
![]() |
| Aktivitas para nakes di garasi kendaraan dinas. |
Edwin mengaku sedang menanti pengosongan tiga rumah dinas Puskesmas Saumlaki agar difungsikan untuk proses kerja administrasi perkantoran dan ruang kerja sejumlah program seperti program gizi, KIA/KB, Kesehatan Lingkungan (Kesling), Promosi Kesehatan (Promkes), Pemberantasan penyakit menular dan tidak menular, program kesehatan jiwa, UKS/UKGS, program kesehatan kerja dan olah raga, ruangan KTU, ruangan Kapus, ruangan bendahara dan gudang obat.
![]() |
| Tiga rumah dinas yang akan difungsikan untuk memperlancar pekerjaan para nakes. |
"Tim dari BNPB sudah minta gambar bangunan dan RAB. Bangunan itu dikerjakan tahun 2016 - 2017. Meskipun demikian, mereka belum bisa memastikan kapan dimulai pekerjaan perbaikan tetapi ada dua opsi yang ditawarkan yaitu jika masih tersedia anggaran dari Kemenkes RI maka bisa digunakan. Tetapi jika tidak ada maka akan dianggarkan oleh BNPB," katanya menjelaskan.
Dia berharap, pekerjaan perbaikan gedung Puskesmas Saumlaki ini sudah bisa terlaksana dalam waktu dekat, sehingga maksimalisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap terlaksana.
Baca juga : BNPB : Pemerintah Akan Mekonstruksi Semua Fasilitas yang Rusak Akibat Bencana di Tanimbar | Dhara Pos
![]() |
| Beberapa bagian bangunan yang rusak akibat guncangan gempa. |
"Kami merasa tidak nyaman karena kami bekerja butuh gedung. Jika sedang hujan dan angin kencang, para nakes yang bertugas akhirnya berlarian mencari tempat yang aman, sementara meja kerja dan tempat duduk basah" Kata Kepala Puskesmas.
Bukan hanya itu, pasca pengosongan bangunan Puskesmas, meja dan kursi serta lemari administrasi hanya bisa diletakan di pinggiran gedung dan akibatnya basah jika sedang dilanda hujan.
Untuk diketahui, bangunan Puskesmas Saumlaki ini baru dikerjakan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 dan berlanjut dengan DAK afirmasi 2017.
Bangunan ini berlantai dua. Pada lantai dasar bangunan ini digunakan untuk pelayanan kesehatan kepada para pasien seperti teersedia ruangan rawat inap, UGD, ruang perawatan pria, wanita dan anak, ruangan persalinan, ruangan konsultasi TB dan kusta, ruang nivas, ruangan perawat jaga dan gudang barang.
Sementara pada lantai dua digunakan untuk aktivitas administrasi perkantoran dan ruang kerja sejumlah program.
Baca juga : Usai Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat, Presiden Perintahkan BNPB ke Maluku | Dhara Pos
Pewarta : Novie Kotngoran