Siswa - Guru SD di Dobo Tiba-tiba Datangi Gedung DPRD Aru, Ada Apa?

Para siswa dan guru SD Negeri 2 Dobo saat mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (6/2/2023)

Dobo, Dharapos.com
– Mungkin boleh dikata ini peristiwa yang baru pertama kali atau perdana terjadi di Kabupaten Kepulauan Aru.  

Senin (6/2/2023) pagi, seluruh siswa SD Negeri 2 Dobo beserta gurunya tiba-tiba mendatangi gedung DPRD setempat dengan tujuan untuk menggelar proses belajar mengajar.

Kejadian yang terbilang langka ini diduga dipicu akibat tidak adanya akses jalan menuju ke lokasi bangunan SD Negeri 2 Dobo yang baru.

Perlu diketahui, sejak awal mula dikerjakan, pembangunan SD yang berada di kawasan yang berseberangan dengan RSUD Cenderawasih Dobo ini telah memicu banyak persoalan hingga dikabarkan mengalami dua kali pelelangan saat proses pembangunannya.

Fakta lainnya, terkait kontraktor yang sebelumnya diduga melakukan pencairan dana 100 persen dengan bermodalkan dokumen palsu dan telah dilaporkan ke penegak hukum setempat kini bak hilang ditelan bumi.

Singkatnya, pekerjaan tersebut dilanjutkan oleh kontraktor lain namun hanya khusus untuk pembangunan gedungnya saja. 

Sejumlah guru dan siswa saat melintasi akses jalan yang digenangi air (kiri) menuju bangunan SD Negeri 2 Dobo (kanan) yang diperkirakan berjarak 1 Km dari jalan utama

Sementara untuk akses jalan sendiri tidak pernah di atur sejak awal perencanaan pembangunan.

Akibat akses jalan yang selama ini digunakan tak memenuhi standar bahkan jauh dari kata layak inilah yang kemudian memicu warga SD Negeri 2 Dobo, Senin (6/2/2023) mendatangi gedung Parlemen setempat untuk melaksanakan PBM.

Pasalnya, akses jalan ala kadarnya tersebut tergenang air pasca hujan deras yang turun sejak pagi hari sehingga tidak bisa dilalui. Belum lagi jarak yang harus ditempuh diperkirakan mencapai 1 Km lebih dari jalan utama.

Pantauan lapangan hingga berita ini dipublish, belum diperoleh pernyataan atau tanggapan dari pihak-pihak yang berkompeten dengan persoalan ini.

Begitu pula tak ada satu pun guru atau pun siswa yang mau memberikan komentar atas aksi mereka.

(dp-31)

Label: