Terkait Persoalan Akses Jalan ke Pantai Wisata Karunia, DPRD Aru Telah Teken Rekomendasi

Ketua DPRD Kepulauan Aru Udin Belsigaway

Dobo, Dharapos.com
– DPRD Kabupaten Kepulauan Aru telah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan  pihak pengelolah Depot Pertamina Dobo, Jumat (17/2/2023) lalu.

RDP yang dipimpin Ketua Dewan Udin Belsigaway ini juga menghadirkan pihak Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendapatan Daerah, Camat Pulau-pulau Aru dan Kepala Desa Durjela selaku pemilik lahan, serta  pihak Badan Pertanahan Negara Ranting Dobo.

RDP ini digelar dalam rangka menindaklanjuti keluhan Yosep Keratem terkait penutupan akses jalan menuju tempat wisata Pantai Karunia yang telah ia bangun dengan anggaran hingga ratusan juta rupiah dari kantong pribadinya sendiri.

Belsigaway dalam pernyataannya, Sabtu (25/2/2023) menyampaikan, RDP yang diselenggarakan oleh pihaknya bertujuan untuk mempertemukan dan menjembatani pihak-pihak terkait agar mendapatkan titik temu dan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi Yosep Karatem selaku pemilik tempat wisata Pantai Karunia.

"Ya, memang kita sudah dengar pihak Pertamina akan bangun pagar beton di areal jalan masuk ke PT Pertamina Dobo guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Namun, melalui RDP ini mari kita cari solusi terbaik sehingga jangan ada pihak lain yang dirugikan termasuk saudara Yosep Keratem selaku pihak pengelola tempat wisata Pantai Karunia," ujar Belsigaway.

Sementara, Anggota DPRD Aru asal Partai Demokrat Dominggus Lengam membenarkan dari hasil kesepakatan bersama maka pihak Dewan telah meneken rekomendasi untuk menjadi acuan dalam penyelesaian persoalan dimaksud.

Rekomendasi tersebut, rencananya akan diserahkan langsung ke Manager Pertamina Jayapura.


Sebelumnya, Kepala Depot Pertamina Dobo Efrain Pamuso menyampaikan bahwa pihaknya pada intinya setuju namun akan berkoordinasi dengan pihak Manager  Pertamina Jayapura dan Pertamina pusat.

"Jadi pada intinya saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Pak Ketua Dewan. Namun hal ini akan kita koordinasikan lagi dengan pihak Manager  Pertamina Jayapura dan Pertamina pusat karena kewenangan ada pada mereka. Saya hanya sebagai perpanjangan tangan yang ditunjuk sebagai kepala Depot Pertamina Dobo,” imbuhnya.

Terpisah, Yosep Karatem yang biasa disapa Tete Keratem dalam perbincangannya dengan awak media Dhara Pos mengaku sejak ditutupnya akses jalan ke tempat wisata Pantai Karunia, pengunjung mengalami penurunan yang cukup drastis.

"Bagaimana pengunjung mau masuk sementara akses jalannya telah ditutup oleh pihak Pertamina dengan penjagaan ketat. Nah, harapan beta (saya), semoga melalui RDP ini ada jalan keluar sehingga aktivitas di Pantai Karunia bisa kembali pulih seperti semula," harapnya.

Tete Keratem juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dewan setempat.

“Atas nama pribadi dan keluarga, beta mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kepulauan Aru yang mana telah menerima aspirasi masyarakat Aru sehingga saat ini sudah ada titik terang untuk akses jalan masuk tempat wisata pantai karunia,” pungkasnya.

(dp-31)

Label: