Bupati Maluku Tenggara (Malra) M.
Thaher Hanubun didampingi Ketua TP-PKK setempat Eva Eliya Hanubun menghadiri
langsung perayaan sekaligus reuni akbar alumni sekolah tersebut.
Sekaligus menyerahkan bantuan
hibah Pemda dan fasilitas komputer
Bupati Hanubun dalam sambutannya
menjelaskan, para alumni sekolah ini (SMP Budhi Mulia Langgur) tersebar di
berbagai daerah di Indonesia.
Bukan hanya itu, para alumni juga
banyak yang saat ini menjadi orang hebat di bidangnya.
“Dari rahim SMP Budhi Mulia
Langgur ini telah lahir banyak orang hebat,” tegasnya.
“Mereka ada yang jadi Bupati,
tokoh agama, anggota DPRD, para elit politik serta tokoh-tokoh birokrasi handal
yang berada di Papua, Jakarta, Ambon, Kei dan di tempat lain,” sambung Bupati
menambahkan.
Ia pun berharap, SMP Budhi Mulia
Langgur dapat melestarikan budaya Kei dengan menerapkan wajib berbahasa Kei
setiap hari Jumat.
“Tujuannya adalah agar bahasa Kei
ini tidak hilang atau punah dari generasi ke generasi,” pintanya.
Harapan tersebut bukanlah tanpa
alasan, karena Kabupaten Malra pernah dianugerahi penghargaan dari pemerintah
pusat dan provinsi terkait dengan pelestarian dan penggunaan bahasa daerah Kei.
“Saya juga berharap agar
silaturahmi dan kebersamaan di antara sesama alumni harus terus dijaga,”
tandasnya.
Pada kesempatan itu pula Bupati Hanubun menyerahkan bantuan hibah Pemda Malra kepada SMP Budhi Mulia Langgur sebesar Rp152.084,000,-
Selain itu diserahkan (secara simbolis) bantuan 20 unit komputer yang diterima oleh kepala sekolah setempat.
(dp-red)
Label: Politik dan Pemerintahan