Kepala BKKBN RI Pimpin Rapat TPPS Malra, Tegaskan Komitmen Pemerintah


Langgur, Dharapos.com
- Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional RI : Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) memimpin Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama mitra kerja dan stakeholder, bertempat di aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (27/5/2024).

Rapat dihadiri Penjabat Bupati Drs. Jasmono, M.Si beserta Pj Ketua TP PKK  Malra, Ibu Siti Halimah Jasmono.

Juga hadir jajaran Forkopimda, Ketua Organisasi Perempuan bersama pengurus, Pj Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan Instansi Vertikal, Para Tenaga Medis, Dokter, Tokoh Agama dan undangan lainnya.

“Dulu, hanya beberapa daerah kabupaten/kota yang  fokus mengurus stunting, akan tetapi saat ini, hampir semua daerah sudah mengurus dan menangani stunting secara serius,” kata Wardoyo dalam arahnnya.

Dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting,34 TPPS Provinsi,514 TPPS kabupaten/kota ,7.256 TPPS Kecamatan, dan 82.773 TPPS Kelurahan Desa/Kelurahan berkomitmen melaksanakan Percepatan Penurunan Stunting.

Peraturan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pencapaian target penurunan stunting menjadi 14 persen pada 2024, sesuai amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

“Perpres ini memperkuat penerapan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2018-2024 yang bertujuan menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi,” tegasnya.

Terkait dengan terbitnya Perpres Nomor 72 Tahun 2021 , masyarakat diharapkan berjalan beriringan dengan pemerintah untuk mempercepat perbaikan gizi di Indonesia.

“Percepatan penurunan stunting juga menjadi salah satu kontribusi Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030 mendatang,” pungkasnya.

(dp-red)

Label: