KPU Aru Deklarasi Kampanye Damai 2024, Ini Pesan Kaidel-Djumpa

Paslon Timotius Kaidel dan Mohamad Djumpa (Tim Aru Maju) saat hadir dalam acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wabup Tahun 2024

Dobo, Dharapos.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Aru menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024.  

Giat bertempat di Kantor KPU Aru Jl. Ali Moertopo Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (25/9/2024), pukul 16.30 WIT.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati dr. Johan Gonga, Kapolres Aru AKBP Dwi Bachtiar Rivai S.I.K., M.H, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Prasetyo Agus Hariadi, SE, M.Tr. Opsla, Ketua DPRD Aru Udin Belsegaway, Ketua KPU Aru Halati Mangar dan Ketua Bawaslu Aru Alan Jakobus.

Turut hadir pula, Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Dody Masaoy, Kejari Kepulauan Aru yang diwakili Kasi Intel Kejaksaan Faisal Adyaya, SH, para Komisioner KPU dan Bawaslu Kepulauan Aru, pimpinan partai pengusung dan partai pendukung serta masing-masing calon dan simpatisan.

Paslon Nomor urut 2 atas Calon Bupati Timotius Kaidel dan calon Wakil Bupati Mohamad Djumpa (Tim Aru Maju)

 Paslon Nomor urut 1 Calon Bupati Temy Orsepuny dan calon Wakil Bupati Haji Saleh (Temang Juang).

Ketua KPU Aru Halati Mangar dalam sambutannya menyebutkan pelaksanaan giat ini didasarkan pada Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Dia menegaskan sangat penting untuk KPU melakukan deklarasi kampanye damai

“Untuk itu sangat penting pula untuk menjadikan Pilkada 2024 ini sebagai pendidikan tinggi untuk memperoleh pengetahuan tambahan tentang demokrasi yang damai, jujur, amanah dan terbuka serta kita jadikan Pilkada 2024 di Kabupaten Kepulauan Aru ini sebagai contoh untuk Pilkada di daerah yang lain,” tandas Halati.

Dikatakan pula, Pilkada merupakan proses politik yang menjadi sorotan penting bagi masyarakat sebagai sarana implementasi kedaulatan rakyat melalui partisipasi politik

Lanjut Halati, Pilkada serentak merupakan upaya untuk menciptakan responsif dengan begitu demokrasi di tingkat lokal terkait erat dengan tingkat partisipasi.

Selain itu, hasil Pilkada juga harus mampu menghantarkan masyarakat pada kondisi sosial politik dan ekonomi yang lebih baik

“Pilkada yang baik akan melahirkan pemerintahan yang baik. Pilkada yang diselenggarakan secara lebih professional, demokratis akan memberikan dampak nyata terhadap perubahan politik di bumi Jargaria,” tandasnya.

Halati menambahkan perangkat aturan hukum menjadi hal yang sangat penting.

“Masyarakat pun tidak dapat menumbuhkan keberlangsungan Pilkada serentak hanya kepada penyelenggara Pemilu tetapi jauh dari itu dibutuhkan kerjasama seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberhasilan Pilkada serentak tahun 2024 di bumi Jargaria,” tambahnya.

Seluruh peserta Pilkada 2024 juga diajak untuk mengedepankan politik berdasarkan nilai-nilai kemaslahatan yakni selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Konsekuensinya adalah menunjukkan perilaku politik yang sejalan dengan kemajuan peradaban.

Kampanye Pilkada damai yang diselenggarakan ini memiliki tujuan utama untuk menciptakan lingkungan politik yang kondusif dan mengurangi potensi konflik atau ketegangan di masyarakat selama masa pemilihan.

Halati mengajak seluruh masyarakat Aru dan pihak keamanan bersama-sama menjaga Pilkada ini agar berjalan dengan damai aman dan amanah.

Bupati Dr. Johan Gonga dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU dan seluruh pendukung kegiatan deklarasi sebagai bentuk komitmen dalam menyongsong Pesta Demokrasi tahun 2024 di daerah ini.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua baik sebagai penyelenggara maupun peserta Pilkada untuk membangun fasilitas dan koordinasi yang harmonis demi mewujudkan Pilkada yang aman dan damai,” tandasnya.

Calon Bupati dan Wabup Aru Timotius Kaidel - Mohamad Djumpa turut menyampaikan pesan damai.

“Kami berharap Pilkada ini dari awal sampai akhir berjalan dengan damai,   dijauhkan dari segala perselisihan, bahasa-bahasa yang menyinggung, yang menyesatkan karena kita semua bersaudara,” pesannya.

Siapapun terpilih nanti dia adalah utusan Tuhan Datuk leluhur negeri ini.

“Kita bisa mendapat pimpinan yang bisa menjawab apa yang diimpikan oleh masyarakat Jargaria,” pungkasnya.

(dp-31) 

Label: